Video seorang oknum TNI yang terlibat keributan di salah satu Stasusiun Pengisisan Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Tanjung Morawa, Sumatera Utara, Kamis (23/8) eredar viral di media sosial.
Dalam video dan poto yang diposting pemilik akun Facebook Lian Juntac tersebut disampaikan ada Oknum Anggota TNI yang terlibat keributan dan menendang Anggi Dwi Octami Gultom yang saat itu bekerja mengisi BBM di SPBU tersebut.
Postingan yang diunggah pada Rabu (22/8) sore tersebut pun viral dan dibagikan ribuan kali.
Sejumlah netizen pun mengomentari postingan dan saling berbalas komentar dengan pemilik akun maupun Anggi. Dalam status relationshipnya tertulis Anggi merupakan tunangan dari Lian Juntac.
Membalas salah satu komentar netizen Anggi pun memberi penjelasan atas peristiwa tersebut.
“Aku bukan gak mau ngisi kak Agitya Pakpahan tapi aku nyuruh dia ikut antiran krn dia kan motong antrian mobil. Dan awalnya dia yg marah* makanya aku marah,” tulis Anggi membalas salah satu komentar netizen.
Namun tak semua netizen membela dan langsung membenarkan.
Lian Juntac, pemilik akun juga memberi jawaban kepada netizen lain, “Saya sendiri petugas spbu.. istrinya minta di isikan premium dulu karna mereka bawa kreta DINAS apa pantas ???? ibu kalaw ngisi di SPBU apa ga antri??? Lalu si operator di maki2 istri tentara itu.. dan di ludahin.. gmana kalw ibu posisi sperti itu.. coba beri penjelasan,” tulisnya.
Hingga Kamis (23/8) siang, postingan tersebut pun dibagikan hingga lebih dari 10 ribu kali.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I BB, Letkol inf Roy Sinaga yang dihubungi Newscorner.id pada Kamis (23/8) membenarkan bahwa pihaknya telah menangani kasus tersebut.
“Benar lae, yang bersangkutan adalah anggota TNI yang bertugas di Kodim 212/ Tapsel. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan Letkol Inf Roy Sinaga, dalam hal tersebut tidak ada pengecualian maupun pengistimewaan terhadap oknum yang melakukan tindakan melanggar hukum.
” Tidak ada pengecualian dan pengistimewaan terhadap yang bersangkutan meskipun dia anggota TNI. Akan diproses secara hukum yang berlaku di Negara ini,” tegasnya.
Atas kejadian tersebut, atas nama Kodam I Bukit Barisan, Letkol Inf Roy Sinaga meminta maaf kepada masyarakat. Pun disampaikannya Anggi pun adalah anak purnawirawan TNI dari kesatuan Armed.
“Yang bermasalah dengan oknum anggota kita juga anak anggota TNI (purn) dari Armed. Namun yang pasti tidak ada pengecualian terhadap anggota TNI yang ,melanggar hukum. Atas kejadian tersebut, Kodam minta maaf kepada Masyarakat,” Ujarnya. (Vay)


Discussion about this post