Kabar duka dari Kota Binjai Sumatera Utara, Wali Kota Binjai terpilih, Juliadi, meninggal dunia, Selasa (9/2) malam. Berita itu dengan cepat tersebar di tengah masyarakat, meski sempat diragukan kebenarannya.
nggota DPRD Langkat, Zulhijar kepada wartawan membenarkan meninggalnya Wali Kota Binjai terpilih, Juliadi.
“Benar, kita dapat kabar dari tim relawan bahwa sekira 20 menit lalu Wali Kota Binjai terpilih, Bang Juliadi, meninggal dunia,” ucapnya.
Kader Partai Gerindra Kabupaten Langkat ini tidak bisa menyebutkan penyebab meninggalnya Wali Kota Binjai terpilih tersebut.
Informasi dihimpun, sebelum meninggal dunia Juliadi mendapat perawatan medis secara intensif karena terpapar penyebaran pandemi Covid-19.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumut, Aris Yudhriansyah, membenarkan Juliadi terpapar Covid-19. Bahkan, Juliadi disebutkan sudah menjalani perawatan dan isolasi di salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Medan.
Meninggalnya Juliadi menambah daftar Kepala Daerah di Sumatera Utara yang tutup usia sebelum prosesi pelantikan pada Pilkada Serentak 2020. Di mana sebelumnya, Wali Kota Siantar terpilih Asner Silalahi juga meninggal dunia sebelum dilantik.
Juliadi merupakan wali kota terpilih Binjai pada Pilkada 2020. Dia dan pasangannya, calon wakil walikota, Amir Hamzah, meraih 66.731 suara atau (50,95%).
Pasangan nomor urut 3 yang diusung Partai Golkar, PPP dan Partai Demokrat ini mengungguli 2 pasangan lainnya. Pasangan nomor urut 3, Lisa Andriani Lubis-Sapta Bangun hanya mampu meraih 44.213 suara (33,76%) dan pasangan nomor urut 1, Rahmat Sorialam Harahap-Usman Jakfar meraih 20.030 suara (15,29%).
Sebelumnya, Juliadi terkonfirmasi positif Covid-19. Dia menjalani perawatan di RS Bunda Thamrin, Medan.
Kasubbag Humas dan Marketing RS Bunda Thamrin Medan, Ivo JA Simorangkir, sebelumnya pada Rabu (3/2) juga membenarkan Juliadi sedang dirawat di rumah sakit itu. Namun dia menolak merinci lebih jauh mengenai penyakit dan sejak kapan perawatan dilakukan. “Kami tidak bisa keluarkan medical record pasien, karena itu rahasia pasien,” jelasnya.


Discussion about this post