Sejak pukul 15.00 WIB sejumlah kepala sekolah dari sekolah dasar dan sekolah menengah pertama negeri di Pematangsiantar sudah hadir dan berkumpul di Rumah dinas Walikota.
Menunggu beberapa saat, sekitar pukul 16.30 pada Jumat (27/4) acara pertemuan yang di gelar di halaman belakang rumah dinas dimulai.
Diawali doa dan dilanjutkan dengan kata sambutan. Mewakili rekan-rekan sejawatnya, Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Pematangsiantar menyampaikan keinginannya untuk tetap dipercaya menduduki jabatan kepala sekolah serta menyampaikan kesetiaannya mendukung Hefriansyah Noor.
Walikota Pematangsiantar, dalam sambutannya menilai sejumlah kepala sekolah, terkhusus Kepala Sekolah SMP Negeri 5 tidak sepenuhnya mengenal dirinya.
“Berarti bapak-bapak ibu sekalian tidak mengenal saya sepenuhnya sebagai walikota. Karena nama Hefriansyah Noor adalah nama saya di media sosial facebook. Berarti kepala sekolah SMP Negeri 5 lebih suka main Facebook,” tanggap Hefriansyah.
Selain itu di hadapan sejumlah Kepala sekolah tersebut, Hefriansyah mengaku momen pertemuan tersebut menjadi waktu yang tepat untuk lebih saling mengenal.
Hefriansyah juga mengklarifikasi terkait kutipan dan pemotongan-pemotongan dalam penyelenggaraan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) telah sampai ke telinganya.
Atas hal tersebut Walikota meminta kepada seluruh penyelenggara untuk tidak mengotak atik dana BOS tersebut.
Lebih lanjut ia pun menyampaikan kepada kepala sekolah agar menyampaikan langsung kepada ajudannya jika ada kutipan atau sejenisnya terkait kenaikan pangkat dan jabatan yang dialami.
Jika hal tersebut terjadi, maka ia akan mengambil tindakan tegas atas pengutipan dan pungutan atas kenaikan pangkat, jabatan dan lainnya.
Pertemuan tersebut dihadiri Sekda Kota Pematangsiantar, Budi Utari Siregar dan Kasubbag Humas Hamam Soleh tanpa dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Resman Panjaitan.
Ia juga menyampaikan jika ada kepala sekolah yang memiliki keinginan terkait jabatan atau lainnya agar tak berurusan dengannya, namun melalui Badan Kepegawaian Daerah atau Kepala Dinas.
Sebelum mengakhiri sambutannya Walikota mempertanyakan keberadaan kepala dinas pendidikan.
“Kalau ada keinginan bapak ibu terkait jabatan dan lainnya jangan sama saya lah, ada BKD, Dinas Pendidikan. Mana Kepala Dinas Pendidikannya ini?” ujar Hefriansyah.(Vay)




Discussion about this post