“Pembangunan Saluran Irigasi Sipeor” di Desa Sitampurung, Kecamatan Tarutung dengan anggaran Rp.204.827.900 dari dana desa tahun 2018 terihat jebol.
Bangunan yang berdekatan dengan SMP 7 Tarutung ini sekitar 3 meter dinding bangunan irigasi terpisah dari bangunan utama.
Untuk menghempang air digunakan potongan papan.
Seorang warga yang punya tambak ikan di sekitar bangunan mengatakan, jebolnya bangunan akibat pondasi yang dibangun tidak bagus.
Dikatakan P.hutabarat yang juga mantan kepala desa periode 1984–1992 ini, galian pondasi kurang dalam .sehingga tidak dapat menahan air yang tidak begitu kencang.
Selain pondasi menurut P.hutabarat lantai bangunan terlalu tinggi, akibatnya air dari tambaknya tidak bisa keluar.
Sebab sumber air berasal dari tambaknya, hal tersebut sudah pernah diutarakan pada kunjungan camat ke desanya. Namun tidak ada respon dari Camat.
Dari amatan Newscorner selasa(12/2/2019) bangunan sepanjang 250m tersebut, di beberapa titik juga mengalami keretakan.
Bahkan ujung saluran belum diplester
Sementara Sekretaris Dinas PMD, Doni simamora yang dihubungi via seluler, mengatakan belum mengetahui hal tersebut.
Namun mengucapkan terima kasih atas informasinya dsn akan segera koordinasi dengan kepala desanya.
(Maju Simanungkalit)




Discussion about this post