Polrestabes Medan menggelar kegiatan Curhat Warga di Kolam Pancing Nabila, Jalan Jermal XV, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (23/01/2026). Kegiatan dipimpin Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., dan diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimca, tokoh masyarakat, pelajar, serta warga dari berbagai dusun.
Dalam forum dialog tersebut, masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai keluhan terkait situasi keamanan lingkungan, mulai dari pencurian, geng motor, kejahatan jalanan, hingga penyalahgunaan narkoba. Kapolrestabes menegaskan komitmen Polri dalam memperkuat pengamanan wilayah.
“Curhat Warga adalah ruang komunikasi terbuka. Kami hadir untuk mendengar langsung keluhan masyarakat dan memberikan solusi yang berkelanjutan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa kawasan Jermal pernah mengalami perlawanan terhadap petugas hingga pembakaran kendaraan dinas, sehingga diperlukan pengawasan ketat serta kolaborasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas.
Sejumlah warga menyampaikan keresahan mereka. Arinto dari Dusun I Bandar Klippa mempertanyakan langkah warga saat melihat pelaku pencurian. Roslia dari Jermal XV mengaku resah karena maraknya pencurian di lingkungan tempat tinggalnya. Syahrial dari Jalan Keramat Kuda mengapresiasi langkah tegas Polri dan berharap operasi rutin tetap dilanjutkan.
Teguh, Ketua Satkamling Dusun I Melati, meminta agar penyuluhan bahaya narkoba digencarkan. Sementara Atika Hutagalung, pelajar SMK Mandiri, menyoroti keberadaan geng motor dan kasus begal yang meresahkan para pelajar. Warga lain juga mengungkap maraknya pencurian pagar besi, bola lampu, buah pisang hingga tanaman ubi yang diduga berkaitan dengan tingginya penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut.
Mendengar keluhan itu, Kapolrestabes mengaku terenyuh. “Mendengar saja saya sudah merinding,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca. Ia langsung memerintahkan pendalaman terhadap aktivitas jual beli lampu dan barang bekas di pinggiran jalan yang diduga berkaitan dengan hasil curian. Selain itu, ia menjelaskan pola rekrutmen geng motor yang kerap melibatkan tindakan kriminal sebagai syarat masuk dan sering mengikutsertakan remaja di bawah umur.
Kombes Jean menegaskan bahwa penegakan hukum di Kota Medan telah menunjukkan hasil positif. “Dalam dua bulan terakhir, angka kejahatan jalanan menurun signifikan. Namun kami tidak akan berhenti. Patroli, penindakan, dan pencegahan tetap dilakukan secara tegas dan berkelanjutan,” katanya.

Kegiatan Curhat Warga turut dihadiri Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Kasat Lantas, Kasat Samapta, Kasat Narkoba, Kasat Intelkam, Kapolsek Medan Tembung, Kanit I Satbinmas AKP Maruli Butarbutar, serta personel Binmas dan Bhabinkamtibmas. Hadir pula unsur Forkopimca, antara lain Danramil 0201-13/PST Mayor Inf Fitriadi, Ketua MUI Kecamatan Awaluddin Pulungan, Kepala KUA Misman, S.Ag., M.Si., Kepala Desa Amplas Edy Purwanto, para kepala dusun, tokoh agama, tokoh pemuda, dan perwakilan pelajar. Seluruh rangkaian berlangsung aman dan tertib sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat.



