Puslitbang Polri melaksanakan kegiatan penelitian di Aula Patriatama Polrestabes Medan, Rabu (04/04/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda penelitian di wilayah Polda Sumatera Utara.
Penelitian tersebut mengangkat dua fokus utama, yakni optimalisasi Alat Material Khusus (Almatsus) Dalmas dalam penanganan unjuk rasa berpotensi konflik serta peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Dalam kajian bertajuk “Optimalisasi Almatsus Dalmas Guna Penanganan Unjuk Rasa Berpotensi Konflik Dalam Rangka Mewujudkan Harkamtibmas,” tim peneliti mengevaluasi efektivitas penggunaan Almatsus Dalmas baik di tingkat pusat maupun kewilayahan. Almatsus Dalmas dirancang untuk mendukung pengendalian massa secara bertahap melalui pendekatan preemtif, preventif, persuasif, dan humanis.
Peralatan yang digunakan meliputi helm, tameng, tongkat, body protector, kendaraan taktis seperti AWC dan APC, security barrier, gas air mata, megafon, hingga perangkat pendukung seperti kamera perekam dan APAR portable. Keberadaan perlengkapan ini diharapkan mampu menjamin keamanan personel sekaligus tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia dalam setiap pengamanan aksi unjuk rasa.
Namun dalam pelaksanaannya, masih ditemukan sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan jumlah peralatan, kondisi perlengkapan yang kurang optimal, minimnya pemeliharaan rutin, serta kurangnya pelatihan teknis bagi personel pengguna.
Selain itu, Puslitbang Polri juga melaksanakan penelitian bertajuk “Peran Polri Dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Guna Mewujudkan Swasembada Pangan.” Penelitian ini merupakan tindak lanjut penugasan dari pimpinan Polri dalam rangka mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Dalam implementasinya, Polri berperan tidak hanya pada aspek pengamanan, tetapi juga sebagai fasilitator dan koordinator lintas sektor. Program tersebut dijalankan melalui pemanfaatan pekarangan bergizi, optimalisasi lahan produktif untuk tanaman jagung, pengawasan distribusi pangan, serta rekrutmen dan penempatan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) bidang pertanian.
Tim penelitian dipimpin oleh KBP Adi Savart Panataran Simanjuntak, S.H., S.I.K., bersama anggota Puslitbang Polri dan didampingi narasumber dari BRIN.
Melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif, data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner daring kepada personel pengguna Almatsus Dalmas serta wawancara mendalam dengan informan yang memiliki pengalaman operasional di lapangan.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis guna meningkatkan profesionalisme Polri dalam pengendalian massa sekaligus memperkuat kontribusi institusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.



