Tim Operasi SAR Nasional yang dikoordinir oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan berhasil menemukan korban kondisi membahayakan manusia (KMM) atas nama Muhamad Riski (16), yang sebelumnya dilaporkan terseret arus di Sungai Belawan, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara.
Korban ditemukan pada Rabu pagi (15/04) sekitar pukul 07.50 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan berada sekitar 1 kilometer dari titik awal kejadian, tepatnya mengapung di bawah jembatan.
Operasi SAR telah memasuki hari ketiga (H+3), diawali dengan apel pagi dan briefing pada pukul 07.00 WIB yang dipimpin oleh koordinator lapangan. Dalam briefing tersebut, seluruh unsur SAR gabungan menerima pembagian tugas sesuai rencana operasi (Ren Ops) guna memaksimalkan pencarian di titik-titik prioritas.
Tim SAR kemudian melaksanakan penyisiran intensif dengan metode kombinasi, meliputi:
* Penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai
* Pencarian menggunakan perahu rafting di aliran Sungai Belawan
* Pemanfaatan teknologi seperti aqua eye dan drone thermal
Upaya tersebut membuahkan hasil ketika korban berhasil ditemukan pada pukul 07.50 WIB. Selanjutnya, korban segera dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan, Polsek Sunggal, BPBD Kota Medan, perangkat kelurahan setempat, serta masyarakat dan keluarga korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, S.H., M.Si., selaku Search Mission Coordinator (SMC), menyampaikan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi dan kerja keras seluruh unsur SAR gabungan.
> “Sejak hari pertama, tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian secara maksimal dengan berbagai metode, baik penyisiran darat maupun air, serta didukung penggunaan peralatan teknologi seperti aqua eye dan drone thermal. Pada hari ketiga ini, korban berhasil ditemukan pada pagi hari dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup,” jelasnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan resmi ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing, disertai ucapan terima kasih atas dedikasi, kerja sama, dan sinergi selama pelaksanaan operasi.



