Aksi kejahatan jalanan kembali mengguncang Kota Medan. Kali ini, peristiwa pembegalan disertai kekerasan terjadi di kawasan Medan Marelan, menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Seorang wanita bernama Juliana (43) menjadi korban setelah diserang secara brutal oleh pelaku tak dikenal saat melintas di Jalan Ileng, Gang Mushola, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan. Peristiwa itu terjadi tak lama setelah korban pulang mengantar anaknya ke sekolah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku tiba-tiba menghadang korban di lokasi kejadian. Tanpa banyak interaksi, pelaku langsung melakukan penyerangan terhadap warga Jalan Ileng Gang Mushala tersebut menggunakan senjata tajam. Akibatnya, korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tersebut.
Insiden ini sontak memicu kekhawatiran warga sekitar. Mereka menilai, lokasi kejadian yang berada tidak jauh dari wilayah hukum Polsek Medan Labuhan seharusnya termasuk area yang relatif aman dari tindak kriminal.
“Kalau dekat kantor polisi saja masih terjadi begini, bagaimana dengan daerah lain yang lebih jauh?” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kritik tajam juga datang dari kalangan praktisi hukum. Helmax Alex Sebastian Tampubolon menilai maraknya aksi begal di wilayah tersebut menjadi indikasi lemahnya pengawasan aparat.
Menurutnya, kejadian ini tidak bisa dianggap sebagai peristiwa biasa, melainkan harus menjadi alarm serius bagi aparat penegak hukum.
“Ini sangat memprihatinkan. Lokasi kejadian tidak jauh dari Polsek, namun pelaku kejahatan masih leluasa beraksi secara brutal. Ini harus menjadi evaluasi serius bagi aparat kepolisian,” tegas Helmax saat memberikan keteranganya, Kamis, (16/4/2026).
Ia juga mendesak agar kepolisian segera mengungkap pelaku dan meningkatkan patroli rutin, khususnya di titik-titik rawan kejahatan.
“Negara punya tanggung jawab penuh dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kalau kondisi seperti ini terus terjadi, kepercayaan publik terhadap aparat bisa menurun,” tambahnya.
Warga pun berharap aparat segera bertindak cepat dan tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan kasus maupun penangkapan pelaku.



