Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda NEWS
Disorot Pengamat, Sulaiman Harahap Dinilai Nikmati ‘Keistimewaan’ Jabatan Pj Sekdaprov Sumut.

Disorot Pengamat, Sulaiman Harahap Dinilai Nikmati ‘Keistimewaan’ Jabatan Pj Sekdaprov Sumut.

Editor: NEWSCORNER.ID
20 Mei 2026 | 16:47 WIB
in NEWS
0
Iklan
12
SHARES
15
VIEWS

Pengamat politik dan pemerintahan, Shohibul Ansor Siregar, melontarkan kritik tajam terhadap dinamika pengisian jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut). Ia menilai, sejak awal kepemimpinan Bobby Nasution, keputusan terkait posisi strategis tersebut sarat kegamangan dan tekanan politik.
Shohibul mengungkapkan, indikasi tersebut terlihat dari sejumlah kebijakan yang dinilai tidak lazim dan cenderung kontradiktif dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Menurut Shohibul, salah satu contoh paling mencolok adalah penunjukan Togap Simangunsong sebagai Sekdaprov Sumut. Ia menilai Togap sebagai figur “istimewa” karena beberapa faktor.

“Pertama, Togap Simangunsong sangat istimewa bukan saja karena ia figur dropping, tetapi juga karena dilantik saat mendekati masa purna tugas sebagai ASN,” ujar Shohibul saat memberikan keterangannya, Rabu (20/5/2026).

Ia menambahkan, masa jabatan Togap yang hanya berlangsung sekitar tiga bulan 19 hari semakin mempertegas kejanggalan tersebut. “Praktisnya, beliau hanya menjabat dalam waktu yang sangat singkat. Ini jelas tidak lazim untuk jabatan strategis seperti Sekdaprov,” katanya.

Tak hanya itu, Shohibul juga menyoroti lokasi pelantikan Togap yang dilakukan di Gedung Serbaguna VIP Bandara Internasional Kualanamu. Menurutnya, hal ini merupakan pertama kalinya pelantikan pejabat dilakukan di luar lingkungan resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Biasanya pelantikan dilakukan di Aula Raja Inal Siregar atau Aula T. Rizal Nurdin. Ini menjadi catatan tersendiri karena menyimpang dari kebiasaan administratif,” ujarnya.

Shohibul menegaskan, secara teoritis jabatan Sekdaprov tidak seharusnya mengalami kekosongan kecuali dalam kondisi luar biasa, seperti pejabat berhalangan tetap.

Ia mempertanyakan mengapa sejak awal tidak dilakukan proses regenerasi atau persiapan pengganti.

“Pertanyaannya, mengapa jabatan yang jelas hanya akan diisi tiga bulan tidak langsung diikuti proses rekrutmen pengganti? Seharusnya sejak hari pertama pelantikan sudah dipersiapkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Shohibul menilai persoalan utama saat ini bukan sekadar perpanjangan masa jabatan Penjabat (Pj) Sekdaprov, melainkan ketidakjelasan arah kebijakan dalam mengisi posisi definitif.

Ia secara khusus menyoroti posisi Sulaiman Harahap yang hingga kini masih menjabat sebagai Pj Sekdaprov dalam waktu cukup lama.

“Masalah terbesar itu bukan pada perpanjangan masa jabatan Sulaiman Harahap, tetapi pada kegamangan gubernur yang tidak kunjung mampu menghadirkan Sekdaprov definitif hampir satu tahun,” kata Shohibul.

Ia bahkan menyebut Sulaiman sebagai “orang istimewa kedua” dalam dinamika ini.

“Perpanjangan masa jabatan ditambah rangkap jabatan menunjukkan bahwa beliau juga figur istimewa. Dan keistimewaan itu bisa bertambah jika nantinya direkomendasikan menjadi Sekdaprov definitif hingga pensiun,” ujarnya.

Pernyataan ini secara tidak langsung menyudutkan posisi Sulaiman yang dinilai menikmati keistimewaan struktural tanpa kejelasan proses seleksi terbuka yang transparan.

Shohibul juga menyinggung pernyataan Gubernur Bobby Nasution saat melantik pejabat Sekdaprov, yang menekankan pentingnya percepatan program pembangunan daerah, seperti pengentasan kemiskinan, pemberantasan narkoba, dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Namun, ia melihat adanya paradoks antara narasi tersebut dengan realitas kebijakan.

“Di satu sisi gubernur berbicara soal akselerasi program dan penyelesaian masalah pembangunan. Tapi di sisi lain, justru terjadi pengisian jabatan strategis yang bersifat sementara dan berlarut-larut,” katanya.

Ia menilai kondisi ini berpotensi menghambat konsistensi kebijakan dan efektivitas birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Shohibul menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membutuhkan kepastian dalam kepemimpinan birokrasi, khususnya pada posisi Sekdaprov sebagai motor penggerak administrasi pemerintahan.

“Pertanyaannya sekarang, sampai kapan kegamangan ini akan berakhir? Publik butuh kepastian, bukan kebijakan yang terkesan sementara terus-menerus,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Sulaiman Harahap terkait hal ini.

Berita Terbaru

MEDAN CORNER

Humanis dan Peduli, Polrestabes Medan Bersama Bhayangkari Gelar Khitanan Massal Peringati HKGB ke-74

7 Juli 2026 | 13:51 WIB
MEDAN CORNER

Polrestabes Medan Bongkar Jaringan Vape Narkoba Internasional, 128 Pod Getar Disita

6 Juli 2026 | 12:59 WIB
NEWS

CYEA Nilai Proyek Smart Meter AMI di Era Darmawan Prasodjo Perkuat Modernisasi Layanan Kelistrikan

6 Juli 2026 | 08:13 WIB
NEWS

Bupati Samosir Jamu Wagub Papua Selatan, Rajut Kolaborasi Budaya dari Samosir untuk Indonesia

5 Juli 2026 | 11:22 WIB
NEWS

Arus Peti Kemas Belawan Tumbuh 5%, Sinyal Positif Ekonomi Sumatera Utara

3 Juli 2026 | 14:53 WIB
NEWS

Kasus Penyerangan Kantor Markas Cabang Lasakar Merah Putih ( LMP ) kabupaten Karo Mandek Hampir Setahun, Ratusan Massa Geruduk Polres Tuntut Keadilan

3 Juli 2026 | 13:57 WIB
NEWS

Klaim Bobby Nasution Dipertanyakan, Pengamat: Keberhasilan Diukur dari Hasil, Bukan Siapa yang Memulai

3 Juli 2026 | 13:34 WIB
NEWS

KaWaN Lahir dari Semangat Kebersamaan, Wartawan Taput Satukan Langkah untuk Perubahan

3 Juli 2026 | 12:43 WIB
Siantar

Ketua KNPI Siantar Arif Harahap Tegaskan Semangat Persatuan, Pelantikan Pengurus DPC GMNI Pematangsiantar 2026–2028 Jadi Momentum Kebangkitan Pemuda

2 Juli 2026 | 17:40 WIB
MEDAN CORNER

Simpan 9,4 Kg Ganja di Semak Belukar, Bandar di Percut Sei Tuan Diciduk Polisi

2 Juli 2026 | 15:53 WIB
NEWS

Terlapor Dugaan Penyebar Video Pornografi di Sergai, Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi 

2 Juli 2026 | 12:32 WIB
Simalungun

Kuasa Hukum Rico & Partners Sentil Khas Hotel Parapat: “BUMN Seharusnya Lindungi Hak Buruh, Bukan Menghambatnya”

2 Juli 2026 | 10:56 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport