Toba Tilapia, anak usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) yang bergerak di bidang budidaya perikanan, untuk pertama kalinya menggelar turnamen voli Toba Cup 2026 sebagai upaya mendorong pembinaan generasi muda di wilayah operasional perusahaan.
Turnamen voli Toba Cup 2026 yang berlangsung pada akhir April lalu diikuti sembilan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari sekitar area processing Toba Tilapia di Janggir Leto, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun.
Commercial Manager Aquaculture Division, Nodistent Saragi, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan juga wadah pembinaan karakter dan pengembangan potensi siswa.
“Turnamen voli Toba Cup 2026 bukan sekadar menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar menyalurkan minat dan bakat secara positif sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dengan sekolah dan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (20/5/2026).
Adapun sembilan sekolah peserta terdiri dari SMP Negeri 1 Panei, SMP Negeri 2 Panei, SMP Negeri 1 Panombeian Panei, SMP Negeri 2 Panombeian Panei, SMP HKBP Simantin, SMP Karya Simantin, SMP GKBS Sibarou, SMP Swasta Bukit Cahaya, dan SMP Al Kautsar.
Menurut Nodistent, penyelenggaraan Toba Cup merupakan bagian dari komitmen perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada pengembangan generasi muda.
“Melalui olahraga, kami ingin menghadirkan ruang positif bagi siswa, sekaligus membangun sinergi antara brand Toba Tilapia dengan sekolah dan masyarakat. Harapannya, kegiatan ini dapat mendorong siswa memanfaatkan waktu di luar jam belajar dengan aktivitas yang sehat dan produktif,” katanya.
Tak hanya menggelar pertandingan olahraga, Toba Tilapia juga berkolaborasi dengan pihak kepolisian setempat untuk menghadirkan sesi edukasi mengenai bahaya narkotika. Inisiatif tersebut bertujuan membekali para siswa dengan pemahaman tentang dampak negatif penyalahgunaan narkoba sejak dini.
Kepala SMP Negeri 1 Panei, Anita S. Pasaribu, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara dunia industri dan sekolah menjadi langkah positif dalam mendukung pembinaan pelajar.
“Kami menilai kegiatan ini sangat positif. Inilah wujud nyata sinergi yang kami harapkan antara pihak industri dengan sekolah. Kami berharap inisiatif seperti ini dapat terus berlanjut secara rutin demi memberikan wadah positif bagi siswa,” ujarnya.
Turnamen Toba Cup 2026 menggunakan sistem gugur dengan format pertandingan “best of two” pada babak awal dan “best of three” pada semifinal hingga final.
Dari hasil kompetisi, SMP Negeri 1 Panei tampil dominan dan berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati SMP HKBP Simantin, sedangkan juara ketiga diraih SMP Al Kautsar. Para pemenang memperoleh piala, medali, uang pembinaan, serta perlengkapan olahraga sebagai bentuk apresiasi.
Keberhasilan penyelenggaraan perdana ini mendorong Toba Tilapia untuk menjadikan Toba Cup sebagai agenda tahunan. Perusahaan berharap ajang tersebut dapat menjadi katalis lahirnya generasi muda yang berprestasi, sehat, dan memiliki daya tahan terhadap pengaruh negatif di lingkungan sekitar.



