Komitmen Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman terus dibuktikan melalui aksi nyata. Melalui program Jumat Pagi Bersih Lingkungan (Jumpa Berlian), Wesly turun langsung memimpin kegiatan gotong royong bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dan masyarakat di Blok 3 Jalan Sibatu-batu, Kelurahan Bah Sorma, Kecamatan Siantar Sitalasari, Jumat (05/06/2026).
Sejak pagi, Wesly hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kegiatan berjalan maksimal. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur kecamatan, kelurahan, hingga warga setempat bergotong royong membersihkan lingkungan yang selama ini mengalami persoalan saluran drainase tersumbat.
Lokasi yang menjadi sasaran Jumpa Berlian merupakan kawasan drainase persawahan produktif yang memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas pertanian warga. Namun, tumpukan tanah, sampah plastik, serta rumput liar yang menutupi saluran menghambat aliran air dan berpotensi menimbulkan berbagai persoalan lingkungan.
Di bawah koordinasi langsung Wali Kota Wesly, alat berat dikerahkan untuk mengeruk endapan tanah dan sampah yang menyumbat saluran. Sementara para peserta gotong royong membersihkan area sekitar serta memangkas rumput liar yang tumbuh di sepanjang drainase.
Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong begitu terasa selama kegiatan berlangsung. Aparatur pemerintah dan warga bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan tanpa memandang perbedaan tugas maupun jabatan.
Hasilnya, saluran drainase yang sebelumnya tersumbat kembali lancar dan mampu mengalirkan air secara optimal untuk mendukung lahan persawahan masyarakat.
Wesly Silalahi mengatakan bahwa kebersihan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada masyarakat semata, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan warga.
“Tidak hanya masyarakat, Pemko juga harus bahu-membahu ikut menggerakkan kesadaran akan kebersihan lingkungan. Mari kita galakkan kegiatan Jumpa Berlian atau Jumat Pagi Bersihkan Lingkungan di lingkungan sekitar kita setiap pekannya,” ujar Wesly.
Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan kota sangat bergantung pada kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, peran kepala lingkungan, lurah, dan camat menjadi sangat penting dalam menggerakkan partisipasi warga untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.
Wesly berharap program Jumpa Berlian tidak hanya menjadi kegiatan rutin mingguan, tetapi mampu tumbuh menjadi gerakan bersama yang membangkitkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.
“Peran kepala lingkungan, lurah, dan camat sangat signifikan dalam menyukseskan program ini. Jika dilakukan secara konsisten, lingkungan kita akan semakin bersih, asri, sehat, dan nyaman untuk ditinggali,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kebersihan lingkungan memiliki dampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, kenyamanan hidup, serta kelancaran aktivitas ekonomi warga.
Melalui program Jumpa Berlian, Wesly ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan budaya yang harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Pematangsiantar.
Kegiatan di Sibatu-batu tersebut menjadi bukti bahwa kepemimpinan Wesly Silalahi tidak hanya hadir melalui kebijakan, tetapi juga melalui keterlibatan langsung di lapangan. Dengan mengajak masyarakat bekerja bersama, Wesly berharap semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa dapat terus hidup dan menjadi kekuatan dalam membangun Kota Pematangsiantar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.



