Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., melakukan monitoring dan pengecekan terhadap satu unit mobil tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) bernomor polisi BK 8273 EX yang tiba di SPBU 14.202.130 di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Medan, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polrestabes Medan bersama Polda Sumatera Utara dan Pertamina untuk memastikan distribusi BBM kepada masyarakat berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sri Lestari Widodo, S.E., M.H., Wakapolsek Medan Timur AKP Krismanto Sinaga, serta Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw.
Kapolrestabes Medan menjelaskan, pihaknya bersama Polda Sumatera Utara dan Pertamina melaksanakan dua upaya utama untuk menjamin kelancaran distribusi BBM.
“Kami bersama Polda Sumatera Utara dan Pertamina melakukan dua upaya utama untuk memastikan distribusi BBM kepada masyarakat berjalan lancar. Pertama, melakukan pengawalan mobil tangki BBM dari depo Pertamina menuju SPBU di Kota Medan. Hari ini terdapat 11 mobil tangki yang kami kawal, sementara satu mobil tangki lainnya menuju Sidikalang dengan melintasi wilayah Medan. Setiap mobil tangki dikawal satu unit mobil patroli atau dua unit sepeda motor patroli hingga tiba di tujuan,” ujar Jean Calvijn.
Selain pengawalan, Polri juga menempatkan personel di setiap SPBU yang menerima pasokan BBM.
“Langkah kedua, kami menempatkan personel di 11 SPBU yang menerima distribusi BBM. Setiap SPBU dijaga sedikitnya 10 personel gabungan dari Polrestabes Medan, Polsek jajaran, dan Polda Sumatera Utara,” katanya.
Jean Calvijn mengatakan, terdapat tiga fokus pelayanan yang menjadi prioritas personel di lapangan, yakni memberikan rasa aman kepada masyarakat, mengatur arus antrean kendaraan agar tidak mengganggu lalu lintas umum, serta memastikan antrean tetap tertib.
“Dalam pelaksanaannya, ada tiga fokus pelayanan kami kepada masyarakat. Pertama, memastikan kehadiran Polri di setiap SPBU agar masyarakat merasa aman. Kedua, melakukan pengaturan antrean kendaraan sehingga kendaraan yang hendak mengisi BBM dipisahkan dengan arus lalu lintas umum agar tidak menimbulkan kemacetan. Ketiga, memastikan batas antrean dan arus kendaraan tertata dengan baik sehingga aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan lancar,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah bekerja sama menjaga ketertiban selama proses distribusi BBM berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas kerja sama yang telah diberikan. Kehadiran mobil tangki bermuatan 16 ton di SPBU membuat masyarakat merasa lebih tenang. Kami berharap kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi dan Polri akan terus mendukung Pertamina dalam memberikan rasa aman, baik bagi pengguna jalan maupun masyarakat yang mengisi BBM,” ungkapnya.
Menjawab pertanyaan mengenai tujuan pengawalan mobil tangki BBM, Kapolrestabes Medan menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat distribusi kepada masyarakat.
“Kami telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan mobil tangki BBM dapat tiba di SPBU tepat waktu, bahkan bila memungkinkan lebih cepat, sehingga distribusi BBM segera dinikmati masyarakat,” ujarnya.
Selain memperlancar distribusi, pengawalan juga bertujuan mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
“Selain itu, pengawalan dan pengamanan ini juga bertujuan mencegah terjadinya pelanggaran maupun tindak pidana. Kami mengantisipasi potensi perkelahian akibat antrean, kemacetan panjang, hingga kondisi darurat seperti masyarakat yang kelelahan atau pingsan saat mengantre. Semua itu menjadi perhatian kami agar dapat dicegah,” katanya.
Terkait kemungkinan adanya penyimpangan dalam distribusi BBM, Jean Calvijn menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan bersama Polda Sumatera Utara dan Pertamina.
“Kami tidak bekerja sendiri. Kami berkolaborasi dengan Polda Sumatera Utara dan terus berkoordinasi dengan Pertamina. Hingga saat ini distribusi masih berjalan dengan baik. Namun kami akan terus memantau perkembangannya, dan apabila nantinya ditemukan pelanggaran atau tindak pidana, tentu akan kami tindaklanjuti serta sampaikan kepada publik,” tegasnya.
Melalui pengawalan distribusi BBM dan pengamanan di sejumlah SPBU, Polrestabes Medan berharap kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik, situasi kamtibmas tetap kondusif, serta aktivitas masyarakat dapat berjalan aman dan lancar.



