Seminggu sebelum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73, Rachel Elysa Sitanggang kibarkan bendera merah putih di puncak gunung tertinggi di Jepang.
Pendakian Gunung Fuji tersebut dilakukan gadis berdarah Batak, asal Danau Toba ini bersama 13 rekannya sesama warga negara Indonesia yang berada di Jepang.

Elysa Sitanggang, alumni Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara ini menceritakan kepada Newscorner.id, pendakian mereka bertepatan dengan perayaan hari gunung di Jepang yang jatuh pada tanggal 11 Agustus setiap tahunnya, tepat seminggu sebelum HUT kemerdekaan RI.
Dari kaki Gunung Fuji yang memiliki ketinggian 3715 M Dpl, Elysa dan tim memulai pendakian dari Center 5 di ketinggian 2303 M Dpl sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Ada tujuh center yang harus dilalui agar sampai di puncak jika melewati jalur Yoshida Trail.

Melewati sekitar 12 jam pendakian, sekitar pukul 3.30 waktu setempat mereka pun tiba di puncak gunung. Kata Elysa, pendakian memakan waktu lebih lama karena cuaca sedang hujan deras. Ada aturan khusus yang diberlakukan di sana, pendaki tidak diperkenanakan untuk berkemah, karena di setiap center sudah disediakan cam penginapan.
Jadwal pendakian pun tak dibuka sepanjang tahun, pendakian hanya dibuka pada musim panas Bulan July sampai September. Hanya di bulan itu lah salju tidak turun, sementara suhu di puncak mencapai -5derajat celcius.

Sepanjang perjalan dalam pendakian tersebut, kata Elysa tak terlihat satu sampah pun. Aturan tentang kebersihan memang cukup ketat di sana.
Setiap pendaki wajib membawa turun kembali sampah apa pun yang disebabkannya.

Ia pun berharap tingkat kesadaran akan kebersihan lingkungan tersebut bisa diterapkan di negeri asalnya Indonesia, khususnya Parapat , Danau Toba kota kelahirannya.
Dengan semangat kebangsaan dan nasionalisme, Elysa pun menyampaikan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73, Merdeka!(Vay)




Discussion about this post