Upaya Polres Pematangsiantar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kembali membuahkan hasil. Saat menggelar patroli malam, Tim Khusus (Timsus) Dayok Mirah mengamankan lima remaja yang diduga sedang menghirup lem (ngelem) di Jalan Sidomulyo, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, SH., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPTU Agustina T.D. mengatakan patroli rutin tersebut digelar sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi aksi tawuran, geng motor, penggunaan knalpot brong, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Kota Pematangsiantar.
Di tengah patroli, Timsus Dayok Mirah menerima laporan dari masyarakat mengenai sekelompok remaja yang diduga melakukan aktivitas meresahkan di Jalan Sidomulyo. Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung bergerak menuju lokasi.
Sesampainya di lokasi, personel menemukan lima remaja yang diduga sedang menghirup lem. Petugas kemudian mengamankan mereka beserta barang bukti berupa lem merek Goat dan plastik yang diduga digunakan dalam aktivitas tersebut.
Kelima remaja selanjutnya dibawa ke Mapolres Pematangsiantar untuk menjalani pendataan, pemeriksaan, serta diberikan pembinaan dan edukasi agar tidak mengulangi perbuatan yang dapat membahayakan kesehatan maupun mengganggu ketertiban umum.
Dari hasil pemeriksaan, remaja berinisial AM (16) mengaku tidak ikut menghirup lem. Sementara CAS (15) dan MRF (16) mengaku melakukan aktivitas ngelem sekitar tiga kali dalam sehari, RAA (15) mengaku dua kali sehari, sedangkan GA (16) mengaku menghirup lem hingga empat kali dalam sehari.
IPTU Agustina menegaskan, patroli Timsus Dayok Mirah akan terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen Polres Pematangsiantar dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus mencegah kenakalan remaja yang berpotensi mengarah pada tindak kriminal.
“Selama pelaksanaan patroli, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Pematangsiantar berlangsung aman, tertib, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun aktivitas mencurigakan lainnya,” tutup IPTU Agustina.


