Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan kepada petani. Kali ini, Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat, Polres Pematangsiantar, mendampingi proses penjualan hasil panen jagung milik petani binaan ke Bulog Cabang Pematangsiantar, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Pendampingan dilakukan oleh Bripka Johannes C. Siregar, SH, atas arahan Kapolsek Siantar Marihat AKP David Eka Putra, SH, sebagai bentuk dukungan terhadap keberhasilan petani sekaligus memastikan proses penjualan hasil panen berjalan lancar.
Kapolsek Siantar Marihat AKP David Eka Putra menjelaskan, penjualan jagung berlangsung di kawasan Simarimbun Dolok Gang Rimbun, Jalan Raya Sidamanik, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun. Hasil panen petani binaan Saut Miduk Siahaan diterima oleh Petugas Pemeriksa Kualitas (PPK) Bulog Cabang Pematangsiantar, Sabil Ahmad, sebagai perwakilan gudang Bulog.
Dalam transaksi tersebut, petani menjual 663 kilogram jagung dengan kadar air 16,2 persen. Jagung dibeli Bulog dengan harga Rp5.500 per kilogram, sesuai ketentuan yang berlaku.
Pendampingan ini menjadi bagian dari peran aktif Polri dalam mengawal program pemerintah di sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, agar hasil panen petani dapat terserap dengan baik dan memberikan nilai ekonomi yang layak.
Selain memastikan proses penjualan berlangsung aman dan tertib, kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus mendengarkan berbagai aspirasi maupun kendala yang dihadapi petani.
AKP David Eka Putra menegaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dukungan Polres Pematangsiantar terhadap program Ketahanan Pangan (Ketapang) serta bentuk pelayanan Polri dalam menciptakan rasa aman dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan pendampingan ini, kami berharap para petani semakin termotivasi meningkatkan produksi jagung, sementara hasil panennya dapat terserap dengan baik melalui Bulog sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar AKP David Eka Putra.

