Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda RAGAM LIFESTYLE
Program BBM Opera Batak di Tarutung, 16 Tahun Pasca Revitalisasi

Program BBM Opera Batak di Tarutung, 16 Tahun Pasca Revitalisasi

Editor: NEWSCORNER.ID
2 Oktober 2018 | 22:36 WIB
in LIFESTYLE
0
Iklan
25
SHARES
15
VIEWS

Tahun 2002 lalu Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) Jakarta melaksanakan Program Revitalisasi Opera Batak dengan mengadakan pelatihan selama seminggu untuk generasi muda di Tarutung, Tapanuli Utara. Program itu terlaksana atas kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara yang waktu itu masih dipimpin oleh Dr. RE. Nainggolan, M.M.

Hasil pelatihan yang diikuti 20 peserta waktu itu menghasilkan satu simulasi pertunjukan dengan mengangkat lakon cerita “Siboru Tumbaga”, salah satu lakon cerita Opera Batak yang sangat dikenal karena pesannya atas pembagian warisan antara anak laki-laki dan perempuan dalam tradisi Batak Toba.

Simulasi pertunjukan itu juga berkembangan menjadi satu produksi pertunjukan yang dipentaskan di beberapa tempat sampai 2004 melalui grup percontohan hasil revitalisasi dengan nama Grup Opera Silindung (GOS).

Lewat hasil program revitalisasi dan grup percontohan itulah aktivitas pertunjukan Opera Batak di sejumlah tempat mulai muncul kembali dan semakin dikenal di Indonesia dan luar Negeri. Sebagai seni pertunjukan yang lahir pada tahun 1920-an, Opera Batak melestarikan peninggalan tradisi dan membuka kesadaran atas modernisasi yang datang dari luar. Pentas Opera Batak setelah direvitalisasi sudah bisa dipentaskan di Jerman sejak 2013 dan di Malaysia baru-baru ini bersama para dosen dan mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, Sumatera Barat.

Program BBM Opera Batak di Tarutung, 16 Tahun Pasca Revitalisasi
Kota Tarutung kembali seperti menggeliat dengan mendapat kesempatan kembali dengan satu program yang terkait dengan Opera Batak. Program itu adalah Kegiatan Belajar Bersama Maestro (BBM) Opera Batak yang dilaksanakan oleh Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tapanuli Utara, mulai 29 September sampai 12 Oktober 2018.

“Kegiatan ini,” sebagaimana yang disampaikan oleh Irini Dewi Yanti, S.S, M.SP (Kepala BPNB Aceh) dalam sambutan dalam acara pembukaan BBM Opera Batak (29/09), “merupakan internalisasi nilai dengan kehadiran maestro yang mengajarkan prinsip hidup sekaligus prinsip yang berlaku dalam Opera Batak,”.

Peserta BBM Opera Batak diikuti oleh 30 peserta dari siswa-siswa enam SLTP dan SLTA di Tarutung. Sedangkan maestro yang menjadi mitra belajar dalam kegiatan tersebut adalah Thompson Hs, penerima Anugerah Kebudayaan dari Kemendikbud RI pada tahun 2016 atas dedikasinya sebagai Pelestari Opera Batak.

Program BBM Opera Batak di Tarutung, 16 Tahun Pasca Revitalisasi
Sampai saat ini Thompson Hs masih memberikan waktu kepada kelanjutan masa depan Opera Batak melalui kerjasama dengan berbagai pihak melalui Pusat Latihan Opera Batak (PLOt) yang didirikan sebagai komunitas yang melanjutkan Program Revitalisasi Opera Batak untuk kalangan dan wilayah yang lebih luas di luar Tapanuli Utara.

Opera Batak sudah menjadi pintu pembelajaran terhadap potensi dan kekayaan tradisi serta menjadi sumber inspirasi untuk perkembangan dunia seni pertunjukan seperti teater. Thompson Hs dipercayakan sampai saat ini menjadi Direktur PLOt, yang kadang harus terlibat sebagai pelatih dan pemain Opera Batak bersama generasi baru.

Pada tahun 2015 pemain-pemain Opera Batak generasi baru melalui PLOt muncul semakin dominan dari kalangan akademik atau berpendidikan dari sekolah formal. Sehingga harapan atas kelangsungan Opera Batak memang harus ditaruhkan kepada orang-orang yang sudah mendapat pendidikan formal di sekolah.

Tidak mengejutkan setelah 16 tahun, Opera Batak harus dikenalkan kembali di Tarutung kepada 30 pelajar SLTP dan SLTA melalui BBM Opera Batak. Pengenalan Opera Batak untuk 30 pelajar itu sudah berlangsung dengan jadual-jadual materi lainnya terkait elemen-elemen yang ada dalam Opera Batak, seperti musik, lagu, dan tari.Program BBM Opera Batak di Tarutung, 16 Tahun Pasca Revitalisasi

Proses BBM Opera Batak berlangsung seperti pelatihan 2002 lalu dengan tahapan yang lebih sistematis dan dilengkapi sejumlah pelatihan musik/lagu dan tari dari Tim PLOt yang sudah bekerja dengan Thompson Hs sejak 2004; di antaranya Oktavianus Matondang (Alumnus Etnomusikologi USU), Samuel Samosir (generawsi ke-2 di GOS), Editua Nainggolan (pemusik dan anak almarhum Maestro Alister Nainggolan), Edi Sihotang (Seniman Rupa), dan dua mahasiswa UNIMED (Septa Turnip dan Tania Surbakti) yang sudah terlibat sejak 20016 dalam produksi dan program PLOt.

Sampai tadi malam (01/10) pelaksanaan kegiatan yang ditempatkan di Gedung Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tapanuli Utara berlangsung mengalir dan diterima dengan mudah oleh semua peserta. 20-an materi terkait Opera Batak dan seni pertunjukan diberikan dalam kegiatan itu hingga berpuncak pada simulasi hasil pelatihan. Simulasi hasil pelatihan itu juga diharapkan dapat meningkat sebagai satu pertunjukan Opera Batak yang akan mengisi acara dalam Program INDONESIANA yang akan dilangsungkan di dua tempat (Tarutung dan Muara) Tapanuli Utara(13- 17 Oktober 2018) dengan tema yang terkait dengan ulos, tenun tradisi Batak. (Rel)

Discussion about this post

Berita Terbaru

NEWS

Terlapor Dugaan Penyebar Video Pornografi di Sergai, Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi 

2 Juli 2026 | 12:32 WIB
NEWS

Bobby Bongkar Kelalaian Biro Kesra Abu Kosim, Pemprov Terpaksa Sewa Extra Flight

1 Juli 2026 | 18:20 WIB
NEWS

Budaya K3 Jadi Prioritas, Pelindo Regional 1 Gelar Pelatihan Safety Awareness

1 Juli 2026 | 17:06 WIB
NEWS

Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Sumut Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden

1 Juli 2026 | 13:30 WIB
NEWS

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Salurkan Bantuan Beras untuk Penggali Kubur, Bilal Mayit hingga Tukang Becak

1 Juli 2026 | 13:27 WIB
NEWS

RSUD Tarutung Laksanakan Rapat Hasil Telusur Dokumen Akreditasi

30 Juni 2026 | 17:11 WIB
NEWS

Razia Narkoba di Kafe Kita Patumbak Berakhir Ricuh, Empat Orang Ditahan Diduga Provokasi dan Rusak Mobil Dinas

30 Juni 2026 | 15:46 WIB
NEWS

Jono Silalahi Nahkodai IPK Pematangsiantar, Fokus Restrukturisasi dan Pembenahan Organisasi

30 Juni 2026 | 14:25 WIB
MEDAN CORNER

Kapolrestabes Medan Cup Road to Kapolri Cup 2026 Jadi Wadah Lahirkan Atlet Esports Berprestasi

29 Juni 2026 | 17:02 WIB
NEWS

GEMES 2026 Kembali Disorot, Hamburkan Uang Rakyat Rp2,5 Miliar dan Minim Inovasi

28 Juni 2026 | 12:14 WIB
MEDAN CORNER

Polrestabes Medan Hadirkan Panggung bagi Musisi Jalanan di Hari Bhayangkara ke-80

27 Juni 2026 | 19:03 WIB
NEWS

Xtracare PLN UP3 Pematangsiantar Kembali Hadirkan Kepedulian, Salurkan 15 Paket Sembako kepada Masyarakat

27 Juni 2026 | 16:52 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport