Aksi tawuran antar pelajar kembali terjadi dan berakhir di kantor polisi. Kali ini Kamis (1/11) sekitar pukul 9.00 WIB polisi pun terpaksa memediasi sejumlah pelajar yang terlibat tawuran.
Perkelahian antar sejumlah siswa SMA N 1 Medan dan SMA Immanuel ini berawal saat rombongan anak sekolah SMA 1 yang melintas di depan sekolah Imanuel pada Rabu kemarin.
Saat itu sebagian rombongan yang mengendarai sepedamotor, menggeber-geber knalpot kendaraannya. Tak terima, perilaku siswa dari salah satu sekolah favorit itu pun diteriaki oleh sejumlah siswa SMA Immanuel. Mereka pun melakukan aksi balasan dengan lewat di depan SMA N 1.
Ternyata tak sampai di sana, perselisihan berlanjut lewat media sosial yang berisi chatingan akan saling menyerang.
Mendapat berita tersebut Bhabinkamtibmas berserta Piket Patroli Polsek Medan Baru mendatangi TKP dan membubarkan siswa yang berkumpul kumpul di Jalan T Cikditiro.
Kemudian Bhabinkamtibmas dan Personil Patroli melakukan mempertemukan Guru dan Murid kedua sekolah di SMA Imanuel. Namun karena murid murid dari SMA 1 sudah pulang sebahagian maka diambil kesepakatan untuk berdamai pada hari ini Kamis, 1 Nov 2018 Pukul 09.00 WIB di SMA Swasta Kristen Imanuel Medan.
Kesepakatan dari Problem Solving tersebut kedua belah pihak dimediasi dan agar segera menyelesaikannya dengan cara kekeluargaan/pembinaan di sekolah. Mereka mengakui perbuatan mereka yang salah dan saling memaafkan.
Hasil kesepakatan dituangkan dalam bentuk pernyataan perdamaian dan ditandatangani bersama dengan materai 6000 ribu rupiah.
Setelah kegiatan berlangsung, Selanjutnya pihak dari Guru, Orang Tua dan Siswa yang bersangkutan mengucapkan terimakasih kepada polisi (pol)




Discussion about this post