Akibat kecelakaan yang terjadi di Jalan Lintas Tanah Jawa – Muara Mulia, KM 2-3, Nagori Tanjung Pasir Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Jumat (09/11/2018) sekira pukul 22.50 WIB, seorang pelajar SMP Negeri II Tanah Jawa meninggal dunia.
Sementara penumpang sepedamotor Julici boru Parhusip sempat hanyut di saluran irigasi. Namun saat ditemukan sudah meninggal dunia.
Kejadian nahas itu berawal saat mobil Daihatsu Taft BK 1740 WH yang dikendarai Turman Sianturi (43) warga Nagori Muara Mulia, Kecamatan Tanah Jawa melaju dengan kecepatan tinggi.
Setibanya di lokasi kejadian, Turman tidak memperhatikan satu unit sepedamotor Yamaha MX BK 2881 WQ yang dikemudikan Wiranda Pakpahan (14) warga Huta Silakkidir, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun berboncengan dengan Julici (24) warga Huta Silakkidir, hingga menabrak bagian belakang sepedamotor.
Wiranda dan Julici yang ditabrak terpental ke tembok saluran irigasi dan Wiranda yang mengalami luka berat langsung meregang nyawa di lokasi kejadian. Sementara, Julici yang juga mengalami luka serius sempat hilang terbawa arus saluran irigasi tersebut.
Warga yang menyaksikan kejadian itu langsung mengamankan Turman serta melaporkan kejadian itu ke Unit Laka Polsekta Tanah Jawa. Selain itu, warga juga mencari keberadaan Julici di sepanjang aliran irigasi itu.
Kanit Laka Polres Simalungun, Iptu Amir Mahmud membenarkan kejadian itu dan pihaknya masih memeriksa saksi serta pengemudi Taft. Kanit juga mengatakan bahwa jenazah Julici sudah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di aliran irigasi. “Sdh…kurang lebih tadi jam 09.00 WIB,” ucapnya melalui pesan WA. (Sawal)




Discussion about this post