Pasca Banjir Bandang di Pekon Umbar Kecamatan Kelumbayan Kabupaten Tanggamus yang terjadi beberapa hari lalu mengakibatkan sejumlah warga dewasa mengalami gatal dan batuk serta badan pegal sebab menyelamatkan diri maupun menyelamatkan barang-barang berharga.
Selain itu juga terdapat balita yang mengalami sakit panas dan batuk.
Hal itu diketahui setelah Polres Tanggamus bekerjasama dengan Puskesmas Kelumbayan melaksanakan bhakti kesehatan (Bakkes) yang dipusatkan di lokal SDN 1 Pekon setempat, Jumat (16/11/18).
Di lokasi bhakti kesehatan Dr. Risdianto selaku Dokter Klinik Polres Tanggamus memimpin Bakkes didampingi Kasat Binmas Iptu Hi. Irfansyah Panjaitan, Perawat Puskesmas Kelumbayan, Polwan Polres Tanggamus membantu pemeriksaan warga.
Warga bergantian melakukan pemeriksaan kesehatan namun dengan teratur mengantri pada tempat yang telah disediakan.
Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si mengungkapkan, bhakti kesehatan dilaksanakan sebagai upaya membantu masyarakat Pekon Umbar yang terdampak musibah.
“Baksos Polres Tanggamus selain menyerahakan bantuan bahan pokok juga melaksanakan Bhakti Kesehatan guna meringankan beban saudara-saudara terdampak banjir di Pekon Umbar ini,” kata Kapolres AKBP I Made Rasma disela kegiatan.
Salah seorang warga, Romlah datang untuk pemeriksaan kesehatan karena badannya merasa pegal-pegal setelah berupa menyelamatkan diri dan membersihkan rumahnya yang terdampak banjir. Ia juga menggendong cucunya yang mengalami batuk.
“Periksa pak, badannya pegal-pegal dan cucu saya batuk,” kata nenek 56 tahun itu di meja pendaftaran.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas layanan kesehatan gratis tersebut, karena menurutnya sangat membantu. “Terima kasih kami kepada Polres Tanggamus dan Puskesmas Kelumbayan karena sangat membantu kami khususnya kesehatan kami,” ucapnya.
Setelah warga tidak ada yang datang memeriksakan kesehatan, sekitar pukul 14.00 WIB petugas akhirnya menutup pelayanan dan persiapan kembali ke Polres Tanggamus.
“Pelayanan kesehatan yang digelar sejak pukul 10.30 Wib hingga pukul 14.00 Wib, didatangi 147 warga,” kata Dr. Risdianto usai kegiatan. (pol)




Discussion about this post