Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda NEWS Peristiwa
Tuntut 716 Hektar, Ratusan Petani Duduki Lahan PT Sifef

Tuntut 716 Hektar, Ratusan Petani Duduki Lahan PT Sifef

Editor: NEWSCORNER.ID
22 November 2018 | 21:23 WIB
in Peristiwa
0
Iklan
18
SHARES
15
VIEWS

Ratusan massa yang tergabung dalam Kelompok Tani Bersatu (KTB) menduduki lahan sengketa yang dituding telah dirampas PT Sifef di Desa Tolan Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Kamis (23/11/2018).

Ketua KTB, Tajuid mengatakan, aksi reklaiming ini sebagai bentuk protes petani terhadap pemerintah yang dinilai lamban dalam menyelesaikan persoalan sengketa lahan mereka.

“Pemkab Labusel telah berjanji akan melakukan mediasi saat pertemuan di Polres Labuhanbatu. Namun hingga kini tak ada kabar jelas. Maka kami mengambil sikap langsung menduduki lahan, karena ini juga hak kami,” ujarnya.

Tajuid menjelaskan, pihaknya menuntut pembebasan lahan petani seluas 716 hektar di Kecamatan Kampung Rakyat yang dituding digarap dengan brutal oleh PT Sipef pada tahun 1971 silam. Dimana kala itu, masyarakat petani diusir dengan paksa, dan bahkan dengan diacungkan senjata jika tetap mempertahankan lahannya

.

“Padahal kala itu orang-orang tua kita sudah punya surat kepemilikan jelas, dan bahkan ada yang sudah membayar pajak. Tapi tetap saja digusur,” jelasnya.

Maka dari itu, sambungnya, pihaknya akan tetap berjuang merebut kembali hak mereka hingga tidak darah penghabisan.

“Dan kita akan bertahan di lahan ini sampai ada penyelesaian dari pemerintah,” ungkapnya.

 

Amatan wartawan, di areal perkebunan kelapa sawit itu, massa petani tampak telah mendirikan tenda-tenda sebagai persiapan untuk menginap di lahan. Mereka juga membawa sejumlah bibit pohon pisang untuk ditanam. Dan, sejumlah spanduk bertuliskan kecaman terhadap PT sifef juga dibentang di areal lahan sengketa tersebut.

Puluhan petugas polisi berseragam maupun berpakaian preman juga tampak mengawal aksi tersebut. Begitu juga dengan petugas keamanan dari pihak perusahaan yang tampak bersiaga di lokasi.

Kapolsek Kampung Rakyat AKP H Sihombing yang terjun langsung ke lokasi mengatakan kalau pihaknya tentu bertindak netral dalam persoalan ini. Namun dia tetap mengimbau kepada pihak petani untuk membubarkan diri dan menunggu panggilan mediasi dari Pemkab Labusel. Hal tersebut guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Tapi seperti yang kita dengar, masyarakat tetap ingin bertahan,” ucapnya.

Manager Areal PT Sifef, Posman Damanik yang dikonfirmasi mengatakan kalau pihaknya sangat terganggu dengan aksi pendudukan lahan yang dilakukan petani. Menurutnya, PT Sifef telah secara sah memiliki Hak Guna Usaha (HGU) seluas sekitar 3672 hektar. Maka jika masyarakat merasa memiliki hak, sebaiknya menempuh jalur hukum.

“Kita persilahkan ke jalur hukum,” tandasnya.

Sementara hingga berita ini diturunkan, ratusan masyaralat petani tersebut masih menduduki lahan dan tampak dalam pengawalan pihak kepolisian.(Dian)

Discussion about this post

Berita Terbaru

Siantar

Ketua KNPI Siantar Arif Harahap Tegaskan Semangat Persatuan, Pelantikan Pengurus DPC GMNI Pematangsiantar 2026–2028 Jadi Momentum Kebangkitan Pemuda

2 Juli 2026 | 17:40 WIB
MEDAN CORNER

Simpan 9,4 Kg Ganja di Semak Belukar, Bandar di Percut Sei Tuan Diciduk Polisi

2 Juli 2026 | 15:53 WIB
NEWS

Terlapor Dugaan Penyebar Video Pornografi di Sergai, Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi 

2 Juli 2026 | 12:32 WIB
NEWS

Bobby Bongkar Kelalaian Biro Kesra Abu Kosim, Pemprov Terpaksa Sewa Extra Flight

1 Juli 2026 | 18:20 WIB
NEWS

Budaya K3 Jadi Prioritas, Pelindo Regional 1 Gelar Pelatihan Safety Awareness

1 Juli 2026 | 17:06 WIB
NEWS

Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Sumut Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden

1 Juli 2026 | 13:30 WIB
NEWS

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Salurkan Bantuan Beras untuk Penggali Kubur, Bilal Mayit hingga Tukang Becak

1 Juli 2026 | 13:27 WIB
NEWS

RSUD Tarutung Laksanakan Rapat Hasil Telusur Dokumen Akreditasi

30 Juni 2026 | 17:11 WIB
NEWS

Razia Narkoba di Kafe Kita Patumbak Berakhir Ricuh, Empat Orang Ditahan Diduga Provokasi dan Rusak Mobil Dinas

30 Juni 2026 | 15:46 WIB
NEWS

Jono Silalahi Nahkodai IPK Pematangsiantar, Fokus Restrukturisasi dan Pembenahan Organisasi

30 Juni 2026 | 14:25 WIB
MEDAN CORNER

Kapolrestabes Medan Cup Road to Kapolri Cup 2026 Jadi Wadah Lahirkan Atlet Esports Berprestasi

29 Juni 2026 | 17:02 WIB
NEWS

GEMES 2026 Kembali Disorot, Hamburkan Uang Rakyat Rp2,5 Miliar dan Minim Inovasi

28 Juni 2026 | 12:14 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport