Pagi yang tragis, Minggu (25/11) sekitar pukul 3.30 WIB Jenni Boru Situmorang (22) terbangun dari tidurnya dan memergoki maling yang masuk mengacak-acak rumah majikannya. Hal tersebutlah selanjutnya yang mengakibatkannya jadi korban pembunuhan.
Kematian Jenni Boru Situmorang wanita yang tinggal dan bekerja sebagai asisten rumah tangga di Jalan Bunga Sedap Malam XV, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumatra Utara pertama sekali diketahui majikannya.
Pelaku pembunuhan Jenni ternyata seorang petugas Trantib, Richard Trumen (23) warga Jalan Bunga Sedap Malam XV, Kelurahan Sempakata. Ia diamankan dari persembunyiannya yang tak jauh dari lokasi kejadian. Dia dilumpuhkan oleh Polsek Sunggal yang bekerja sama dengan Team Pegassus Polrestabes Medan tak lama setelah peristiwa tersebut.
Disampaikan Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi bahwa pada hari Minggu tanggal 25 Nopember 2018 sekitar pkl 03.30 WIB tersangka masuk melalui pagar samping dengan cara memanjat. Kemudian masuk melalui pintu utama ( depan ) di mana pintu tersebut tidak terkunci, lalu dari sana ia masuk ke kamar utama dan mengacak-acak lemari.
Saat beraksi Richard mendengar adanya suara dari arah garasi, di mana kamar Jenni letaknya dekat garasi. Saat itu Jenni terbangun dan melihat Richard berada di depan pintu kamarnya terbuat dari kain gorden.
Merasa aksinya ketahuan Richard menikam korban sebanyak 2 kali di bagian leher sebelah kiri, lalu mengambil jam tangan, parfum dan batu gio bentuk bongkahan. Selanjutnya ia lari melalui pintu depan dan keluar melompat pagar menuju rumahnya yang berdekatan dengan TKP.
Tim Pegasus Polrestabes dan dan Polsek Sunggal yang menangani nkasus tersebut selanjutnya mengamankan Richard di tempat persembunyiannya tidak jauh dari TKP. Setelah diintrogasi polisi ia mengakui perbuatannya, Namun saat melakukan pengembangan ia mencoba melakukan perlawanan dan berusaha melawan petugas.
Ia pun di beri tembakan peringatan oleh petugas dan melumpuhkannya dengan menembak kaki kiri dan kanan Richard. Slanjutnya ia diboyong ke RS Bayangkara untuk mendapat pertolongan medis. (Vay)




Discussion about this post