Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda RAGAM LIFESTYLE

50,2 Ton Sayur Kol Karo Diekspor ke Malaysia

Editor: NEWSCORNER.ID
1 Maret 2019 | 21:07 WIB
in LIFESTYLE
0
Iklan
49
SHARES
15
VIEWS

Sayur kubis (kol) asal Kabupaten Karo menembus pasar internasional. Ekspor 50,2 ton sayur kol ke Malaysia dilepas secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi di Desa Lambar, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Kamis (28/2). Ekspor ini dilakukan melalui Pelabuhan Belawan oleh perusahaan eksportir PT Juma Berlian Exim.

Acara pelepasan ditandai pemecahan kendi dan pengguntingan pita oleh Edy Rahmayadi, yang disaksikan Bupati Karo Terkelin Brahmana, Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian Ali Jamil Harahap, Ketua GPEI Sumut Hendrik Halomoan Sitompul, Kepala Balai Besar Karantina Belawan Bambang Haryanto, dan anggota DPRD Sumut Muchrid Nasution.

Edy Rahmayadi mengajak masyarakat Kabupaten Karo untuk terus meningkatkan kualitas produk pertanian. Karena Karo merupakan daerah penghasil produk pertanian cukup banyak varietasnya, seperti kubis, wortel, kentang dan sebagainya.

“Kita harus bersyukur Kabupaten Karo ini diberikan tanah yang subur serta daerahnya yang sejuk. Kita manfaatkan ini untuk memajukan pertanian agar rakyat tetap sejahtera,” ujar Edy.

Edy juga meminta kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana untuk meningkatkan kualitas pertanian, seperti membuat kebijakan yang berpihak pada petani.

“Paling tidak membuat koperasi agar petani tidak diakali oleh tengkulak yang memainkan harga,” sebutnya.

Jika produk pertanian bisa ditingkatkan kualitasnya, kata Edy, nilai ekspor Sumut akan lebih meningkat di tahun-tahun yang akan datang. Sehingga ke depan, dari Tanah Karo tidak hanya kubis yang diekspor, tetapi juga komoditas lainnya seperti wortel, kentang, dan lainnya.

“Hari ini, kita ekspor lima puluh ton lebih kubis. Ke depan lebih ditingkatkan lagi jumlah yang akan diekspor, dan bukan hanya kubis yang diekspor. Masih ada wortel, kentang, cabe, dan sebaginya,” sebut Edy.

Saat ini Pemprov Sumut, lanjut Edy, juga sedang mengkaji pembangunan cold storage untuk menyimpan hasil panen. Supaya kualitas komoditas bisa bertahan lama.

“Yang penting petani jujur. Jangan diakal-akali. Tuhan sudah memberikan yang terbaik untuk Karo. Ke depan, rakyat kita makan kubis yang besar-besar,” ujarnya.

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Ali Jamil mengatakan, puluhan ton kubis tersebut dikirim melalui eksportir PT Juma Berlian Exim yang dikemas dalam kotainer dan diberangkatkan dari Pelabuhan Belawan.

“Jumlah permintaannya semakin banyak. Kualitas kubis kita diakui dunia. Ini berkah bagi petani kita di Karo,” sebut Ali.

Ali mengungkapkan, dengan kualitas terbaik yang dimiliki petani kubis di Kabupaten Karo, permintaan terus meningkat. Sehingga menjadi produk primadona dan banyak pasar harus dipenuhi di Asia Tenggara dan Asia. Kemudian, produksi kubis terus ditingkatkan dengan tetap menjaga kualitasnya.

“Pada tahun pertama di 2012, ekspor kubis sebanyak 11.747 ton. Pada 2013 jumlahnya meningkat di angka 13.133 ton. Hingga 2018 ekspor kubis berada di angka 15.228 ton,” jelas Ali.

Ali juga mengakui, persaingan di negara tujuan ekspor cukup ketat. Baik secara kualitas ataupun harga. Namun, kubis asal Karo banyak diminati para pengusaha di luar negeri.

“Jepang, Korea Selatan dan Singapura yang memiliki standar syarat keamanan pangan yang cukup tinggi,” kata Ali.

Tahun ini, Kementerian Pertanian melakukan pendampingan kepada para eksportir guna memenuhi persyaratan pengeluaran. Di Berastagi, petani kubis diajari bagaimana memitigasi Organisme Penggangu Tumbuhan (OPT) melalui inline inspection. Pendampingan mulai dari pertanaman kemudian penanganan pascapanen sampai ke pengangkutan agar sesuai dengan persyaratan negara tujuan ekspor.

“Penerapan inline inspection insyaAllah dapat menjadi solusi untuk kembali meningkatkan volume ekspor kubis asal Sumatera Utara,” pungkas Ali.

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan, dengan terbukanya peluang ekspor ini, tentu akan memberikan gairah positif bagi petani di Kabupaten Karo dalam mengembangkan tanaman sayuran karena adanya jaminan harga pasar yang lebih stabil. Terkelin juga menambahkan, produksi sayuran Karo untuk mengisi pasar ekspor masih terbuka luas. Tinggal bagaimana meningkatkan lagi kualitas produksi dan penanganan pascapanennya, mengingat tuntutan konsumen makin menghendaki sayuran yang fresh dan menyehatkan.

“Selain itu, dengan dibukanya ekspor ini, membuktikan produk pertanian Tanah Karo dapat menembus pasar internasional dan diterima oleh masyarakat,”ungkap Terkelin.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sumut, Drs Hendrik Halomoan Sitompul MM menyambut positif ekspor sayuran kubis (Brassica sp) tersebut. Menurut Hendrik, ekspor dan keberlanjutan produksi komoditi pertanian untuk mengisi pasar ekspor akan terjamin jika semua pemangku kebijakan bersatu, menyamakan visi untuk satu tujuan, kesejahteraan rakyat.

“Hari ini kita bersyukur, kita telah melepas ekspor sayuran kubis dari Kabupaten Karo langsung ke Malaysia. Jadi tidak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak terus meningkatkan ekspor. Ke depan kita harus bersaing dengan negara-negara penghasil yang sama,” ucap Hendrik yang juga Caleg DPR RI Dapil Sumut 1 itu.

Discussion about this post

Berita Terbaru

MEDAN CORNER

Simpan 9,4 Kg Ganja di Semak Belukar, Bandar di Percut Sei Tuan Diciduk Polisi

2 Juli 2026 | 15:53 WIB
NEWS

Terlapor Dugaan Penyebar Video Pornografi di Sergai, Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi 

2 Juli 2026 | 12:32 WIB
NEWS

Bobby Bongkar Kelalaian Biro Kesra Abu Kosim, Pemprov Terpaksa Sewa Extra Flight

1 Juli 2026 | 18:20 WIB
NEWS

Budaya K3 Jadi Prioritas, Pelindo Regional 1 Gelar Pelatihan Safety Awareness

1 Juli 2026 | 17:06 WIB
NEWS

Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Sumut Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden

1 Juli 2026 | 13:30 WIB
NEWS

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Salurkan Bantuan Beras untuk Penggali Kubur, Bilal Mayit hingga Tukang Becak

1 Juli 2026 | 13:27 WIB
NEWS

RSUD Tarutung Laksanakan Rapat Hasil Telusur Dokumen Akreditasi

30 Juni 2026 | 17:11 WIB
NEWS

Razia Narkoba di Kafe Kita Patumbak Berakhir Ricuh, Empat Orang Ditahan Diduga Provokasi dan Rusak Mobil Dinas

30 Juni 2026 | 15:46 WIB
NEWS

Jono Silalahi Nahkodai IPK Pematangsiantar, Fokus Restrukturisasi dan Pembenahan Organisasi

30 Juni 2026 | 14:25 WIB
MEDAN CORNER

Kapolrestabes Medan Cup Road to Kapolri Cup 2026 Jadi Wadah Lahirkan Atlet Esports Berprestasi

29 Juni 2026 | 17:02 WIB
NEWS

GEMES 2026 Kembali Disorot, Hamburkan Uang Rakyat Rp2,5 Miliar dan Minim Inovasi

28 Juni 2026 | 12:14 WIB
MEDAN CORNER

Polrestabes Medan Hadirkan Panggung bagi Musisi Jalanan di Hari Bhayangkara ke-80

27 Juni 2026 | 19:03 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport