Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda RAGAM LIFESTYLE
Menpar Arief Yahya Resmikan The Kaldera Toba Nomadic Escape

Menpar Arief Yahya Resmikan The Kaldera Toba Nomadic Escape

Editor: NEWSCORNER.ID
4 April 2019 | 23:59 WIB
in LIFESTYLE
0
Iklan
15
SHARES
15
VIEWS

Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kamis (4/4) sore secara resmi membuka The Kaldera – Toba Nomadic Escape. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pelepasan burung merpati. Menurut Menpar, The Kaldera akan menjadi nomadic amenitas.

Kehadiran Menpar di The Kaldera, disambut dengan Tari Tor Tor dan balutan kain Ulos. Ada juga aksi berbalas pantun.

Menpar hadir bersama Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara, Staff Khusus Menpar Bidang Komunikasi dan Media Don Kardono, juga Ketua Tim Percepatan 10 Bali Baru Hiramsyah S Thaib. Hadir juga kepala daerah sekitar Danau Toba, dan tamu undangan lainnya.

Rombongan ini diterima Kepala Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo, dan Ketua Tim Percepatan Nomadic Tourism Waizly Darwin.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, lahan The Kaldera bahkan lebih luas dari KEK Nusa Dua dan Tanjung Kelayang.Menpar Arief Yahya Resmikan The Kaldera Toba Nomadic Escape

“Jadi harus dipahami. The Kaldera Toba Nomadic Escape itu berada di kawasan Toba Caldera Resort. Dan lebih luas dari Nusa Dua dan Tanjung Kelayang,” terang mantan Dirut PT Telkom itu.

Menpar juga menjelaskan menjelaskan alasan membangun nomadic tourism di kawasan Danau Toba.

“Tentu ada alasan mengapa kita bangun The Kaldera ini. Saya menyebutnya sebagai nomadic tourism. Artinya bisa berpindah pindah. Kenapa bisa berpindah? Karena membangun amenitas yang tetap itu butuh waktu yang cukup lama,” tuturnya.

Dijelaskannya, membangun sebuah amenitas seperti hotel berbintang butuh waktu hingga lima tahun. “Dan mungkin saya tidak akan menikmati hasil dari pembangunan itu. Karena butuh watu lama. Sebagai solusi, kita hadirkan nomadic tourism. Saya yakin solusi ini untuk selamanya,” paparnya.

Dengan karakternya, The Kaldera dinilai sangat cocok untuk menerapkan nomadic amenitas.

“Jadi, kita membuat klasifikasi untuk wisata nomadic ini. Seperti nomadic atraksi kita terapkan di Borobudur. Di Labuan Bajo, kita buat nomadic akses. Karena disana dilengkapi dengan yacht dan lainnya. Tantangan The Kalder adalah membuat atraksi di luar The Kaldera. Dan ini menjadi tugas Kepala BPDOT,” katanya.

Menpar asal Banyuwangi itu juga memberikan contoh nomadic tourism yang namanya sudah sangat populer. Namanya, Cikole Orchid Forest di Lembang, Jawa Barat.

“Fokus Orchid Forest adalah nomadic attraction. Karena, di sana ada acara live musik seperti Forchestra,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Menpar juga berharap Danau Toba bisa lebih menjual. Dan cara yang paling mudah adalah memakai 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas).

“Harus ada atraksinya. Kalau Kita ingin menjadikan Danau Toba destinasi utama, maka 3A harus kelas dunia. Yang ada saat ini baik atraksi budaya, manmade, alam semua bagus, belum mendunia,” katanya.

Dijelaskannya Kemenpar sedang fight agar Danau Toba dapat sertifikat sebagai Unesco Global Geopark. Menurutnya, Kemenpar akan terus berupaya agar Danau Toba mendapatkan status Unesco Global Geopark.

Discussion about this post

Berita Terbaru

NEWS

Pelindo Gandeng Pengguna Jasa Wujudkan Ekosistem Logistik Nasional yang Terintegrasi

19 Agustus 2026 | 17:01 WIB
NEWS

Pelindo Libatkan Masyarakat dalam Konsultasi Publik Rencana Kegiatan Pengembangan dan Pengoperasian Kawasan Pelabuhan Belawan

19 Agustus 2026 | 16:56 WIB
MEDAN CORNER

Al Wasliyah Kota Medan Perkuat Sinergi dengan Polrestabes Medan Jaga Kamtibmas

19 Agustus 2026 | 15:18 WIB
NEWS

Haji Ninong Terharu, Terawan Turun Langsung Ambil Darah untuk Imunoterapi

19 Agustus 2026 | 11:30 WIB
MEDAN CORNER

3 Remaja Jadi Dalang Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Medan

19 Agustus 2026 | 10:01 WIB
NEWS

HUT ke-81 RI, Pelindo Regional 1 Belawan Maknai Kemerdekaan melalui Peran Pelabuhan

18 Agustus 2026 | 12:47 WIB
NEWS

Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Ringkus Dua Pelaku Begal di KIM V

18 Agustus 2026 | 12:34 WIB
NEWS

Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT

18 Agustus 2026 | 12:26 WIB
Sumut

Polda Sumut Perketat Patroli Malam HUT ke-81 RI, Brimob Sisir Titik Rawan Cegah Geng Motor dan Begal

17 Agustus 2026 | 20:42 WIB
MEDAN CORNER

Kado Beraksara Tiongkok di Hari Kemerdekaan, 622 Pod Getar Digagalkan Polrestabes Medan

17 Agustus 2026 | 13:39 WIB
Siantar

DPD KNPI Pematangsiantar Hadirkan Energi Pemuda di Karnaval Merah Putih, Arif Harahap Tegaskan Semangat Kebangsaan

17 Agustus 2026 | 11:52 WIB
Sumut

1.000 Spanduk Membentang di 7 Daerah, AMPDT Tantang Khas Hotel Parapat Buka-bukaan Soal Pajak, Limbah dan Buruh

17 Agustus 2026 | 10:46 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport