Penyebaran pandemi Covid-19 turut mempengaruhi berbagai bidang dalam kehidupan masyarakat seperti pendidikan dan ekonomi. Bukan hanya sistem pembelajaran yang berubah, namun berbagai kegiatan lain juga harus disesuaikan agar penyebaran virus tersebut tidak semakin meluas. Menyikapi keadaan tersebut, Universitas Sebelas Maret (UNS) mengerahkan mahasiswanya untuk menjadi relawan Covid-19 yang dikemas dalam kegiatan KKN Covid-19.
KKN Covid-19 dilaksanakan di wilayah tempat tinggal mahasiswa. Elfrida Saragih adalah salah seorang peserta KKN relawan covid-19 UNS di Desa Sukamaju RT002/RW002, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Kegiatan ini merupakan hal baru dan sangat berbeda dibanding pelaksanaan KKN di periode sebelumnya.
Program KKN biasanya dilakukan secara tim dengan penerjunan ke daerah-daerah dan mengumpulkan massa ketika ada program kerja, tetapi di masa pandemi ini sebisa mungkin pelaksanaan program kerja dilaksanakan secara daring, dan jika terpaksa mengumpulkan massa harus dengan protokol kesehatan yang ditetapkan.
Kegiatan KKN dilakukan selama bulan Mei-Juni 2020. Kegiatan yang dilakukan seperti penyediaan media informasi Covid-19 (Life In Time Of Corona) secara daring kepada mahasiswa Akutansi Kelas A Pagi STIE Sultan Agung Pematangsiantar. Melalui program ini diharapkan anak muda yang menjadi sasaran utama sosialisasi dapat lebih peduli dengan perkembangan Covid-19 sehingga dapat turut serta memutus rantai penyerbarannya.
Kegiatan lainnya adalah pendistribusian masker kain dan pengenalan hidroponik sederhana untuk warga RT002/RW002 Desa Sukamaju, Siantar Marihat. Pendistribusian masker dan pengenalan hidroponik dilakukan di warung terdekat sehingga dapat dikenalkan ke warga yang sedang berbelanja dan juga door to door ke beberapa rumah warga untuk menghindari kerumunan atau kumpulan orang ramai.
Dengan adanya kegiatan KKN relawan covid-19 UNS di DesaSukamaju RT002/RW002 diharapkan agar masyarakat dapat lebih peduli dan patuh dengan protokol yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, sehingga penyebaran penyakit ini dapat terkendali dan segera berakhir.




Discussion about this post