Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun nomor urut 2, H Muhajidin Nur Hasim-Tumpak Siregar SH (Hasim-TPS) memprogramkan pengembangan pasar tradisional di kecamatan-kecamatan. Jika pasar tradisional berkembang, maka uang warga tetap berputar di Simalungun.
“Kalau setiap pasar di kecamatan kita kembangkan, secara otomatis uang dan perekonomian itu berputar di Simalungun juga, dan tidak keluar dari Simalungun. Uang masyarakat Simalungun akan dirasakan para pengusaha di Simalungun,” terang Muhajidin Nur Hasim yang sering disapa Bang Hasim ketika mengunjungi Pekan Tanah Jawa, di Kelurahan Pematang Tanah Jawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kamis (5/11/2020).
Saat pria berusia 36 tahun itu tiba di Pekan Tanah Jawa, para pedagang berteriak-teriak memanggil namanya.
“Bang Hasim, Bang Hasim, lihatlah kondisi pajak kami yang berlumpur ini!” teriak mereka.
Hasim bersemangat menemui para pedagang meski kondisi pasar padat dan becek. Di pasar, suami Hazizun Rani itu sempat berbelanja dan melayani permintaan foto bersama pedagang dan pembeli.
“Buah dan sayurannya segar-segar. Ini hasil pertanian Simalungun. Jadi untuk apa kita ambil dari luar dan belanja ke luar?” tukas Hasim.
Para pedagang memohon, jika Hasim terpilih menjadi Bupati Simalungun agar memerhatikan kondisi pasar tradisional.
“Kami juga berharap ada bantuan untuk penambahan modal usaha kami,” pinta para pedagang. (*)




Discussion about this post