Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda Suara Rakyat
Sihar Sitorus: Jangkar Perekonomian Danau Toba Bergantung Dari Geo, Bio dan Cultural Diversity

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus menyapa pengunjung di pantai Pasir Putih Lumban Bulbul, Balige, Toba Samosir, Sumut, beberapa waktu lalu.

Sihar Sitorus: Jangkar Perekonomian Danau Toba Bergantung Dari Geo, Bio dan Cultural Diversity

Editor: NEWSCORNER.ID
5 Maret 2018 | 18:17 WIB
in Suara Rakyat
0
Iklan
12
SHARES
15
VIEWS
Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus mengajak masyarakat di Sumut untuk menjaga keragaman hayati dan budaya yang ada di kawasan Danau Toba. Menurut calon nomor urut dua ini, keragaman tersebut merupakan penyempurna dari bentangan kaldera yang menjadi warisan dunia.
Calon yang maju mendampingi Djarot Saiful Hidayat  tersebut melihat adanya suatu paradoks  antara objek wisata kelas dunia dan jumlah wisatawan yg minim.
 Saat ini Danau Toba adalah kawasan eksotis yang mampu menarik beragam wisatawan. Namun menurut pebisnis multi-usaha tersebut, daya tarik sesungguhnya dari Danau Toba ada pada alam yang menghasilkan keragaman hayati dan mempengaruhi budaya yang menjadi keseharian masyarakat sekitar Danau Toba.
Satu satunya danau yang memiliki keragaman budaya dalam satu kawasan menurut Sihar hanya Danau Toba. Termasuk keragaman hayati.
Uniknya banyak tanaman yang populasinya ada di sekitar Danau Toba yang menjadi keunikan Danau Toba. Contohnya kemenyan yang hanya dihasilkan beberapa kawasan di dunia, dan yang terbaik ada dari Danau Toba yakni dari dataran tinggi Humbang Hasundutan (Humbahas) dan sekitar kawasan dataran tinggi Tapanuli Utara (Taput) dan Toba Samosir (Tobasa).
“Ini harus kita lihat sebagai keunikan yang dijaga. Karena tanaman tersebut adalah tanaman purba yang ada di tanah leluhur. Istimewanya lagi, banyak masyarakat di sekitarnya yang menjadikan ini sebagai sektor ekonomi,” ujarnya, Senin (5/2/2018) di Jakarta.
Contoh lain yang dipaparkan Sihar adalah tanaman unik andaliman. Jenis jeruk dengan ukuran kecil menyerupai merica tersebut merupakan tanaman dengan habitat terbatas. Karena hanya tumbuh di kawasan Danau Toba. Keunikan ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar Danau Toba sebagai sumber perekonomian. Karena mempengaruhi pada daya konsumsi masyarakat yang juga masuk dalam bumbu makanan tradisional.
“Bahkan makanan tradisional masyarakat di kawasan Danau Toba tidak bisa lepas dari andaliman ini. Karena itu harus dilihat sebagai bagian dari keunikan Danau Toba. Jadi ketika berbicara Danau Toba bukan berbicara eksploitasi, melainkan eksplorasi,” jelasnya.
Sihar menambahkan, keunikan hayati adalah nilai jual tinggi, demikian juga dengan budaya. Contohnya dalam satu hamparan danau muncul beragam budaya. Ada Simalungun, Karo, Pakpak dan Toba. Keseluruhannya memiliki ikatan satu dengan yang lain dan dengan keberagaman yang indah. Contohnya banyak bahasa daerah dan pelaksanaan adat istiadat yang memperkaya kawasan Danau Toba ini.
“Jadi Danau Toba itu sesungguhnya sudah mempersatukan kita. Karena keberagaman yang ada di dalam dapat hidup secara berdampingan dan saling mempengaruhi. Contohnya masyarakat di dataran tinggi kawasan Danau Toba seperti kawasan Tanah Karo, Dairi dan Toba menjadi penghasil agro untuk tanaman holtikultura. Sementara di pinggir Danau Toba menjadi penghasil tanaman padi dan bawang. Jadi bisa diselaraskan,” katanya.
Jika dikaitkan dengan dunia pariwisata, menurut Sihar yang harus dilakukan adalah kolaborasi antara keragaman hayati dan budaya dalam satu panggung yang kita sebut Danau Toba. Dengan demikian maka kita bisa menjual atraksi pariwisata yang sangat mahal dan bernilai tinggi.
Karena itu, menurut Sihar investasi terbesar di kawasan Danau Toba adalah alam dan masyarakatnya. Sehingga harus dilakukan penjagaan dan pengembangan yang selaras agar mampu menjadi sektor perekonomian yang berkontribusi untuk masyarakat, daerah dan negara.
“Kalau semua bisa dikembangkan secara bersama-sama, tanpa harus merusak. Jaga, lestarikan dan kembangkan. Karena semakin dilestarikan maka akan semakin berharga,” paparnya.(***)

Discussion about this post

Berita Terbaru

NEWS

Tanggap Cepat Pemerintah untuk NTT, Letkol Teddy Indra Wijaya Dukung Percepatan Distribusi Bantuan Bencana

20 Agustus 2026 | 10:49 WIB
Siantar

Tak Sekadar Menjaga, Brimob Polda Sumut Sajikan 500 Porsi Makanan bagi Warga Korban Puting Beliung

20 Agustus 2026 | 10:09 WIB
Sumut

Brimob Hadir di Tengah Sunyi Malam, Jalur Rawan Medan Disisir hingga Dini Hari

20 Agustus 2026 | 01:47 WIB
Siantar

Saat Medan Terlelap, Brimob Bergerak: Patroli Mandiri Sisir Jalur Rawan hingga Dini Hari

20 Agustus 2026 | 01:13 WIB
MEDAN CORNER

150 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Medan Johor, Polisi Siagakan Personel

19 Agustus 2026 | 22:43 WIB
NEWS

Pelindo Gandeng Pengguna Jasa Wujudkan Ekosistem Logistik Nasional yang Terintegrasi

19 Agustus 2026 | 17:01 WIB
NEWS

Pelindo Libatkan Masyarakat dalam Konsultasi Publik Rencana Kegiatan Pengembangan dan Pengoperasian Kawasan Pelabuhan Belawan

19 Agustus 2026 | 16:56 WIB
MEDAN CORNER

Al Wasliyah Kota Medan Perkuat Sinergi dengan Polrestabes Medan Jaga Kamtibmas

19 Agustus 2026 | 15:18 WIB
NEWS

Haji Ninong Terharu, Terawan Turun Langsung Ambil Darah untuk Imunoterapi

19 Agustus 2026 | 11:30 WIB
NEWS

BI Pematangsiantar Dorong Penguatan Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah

19 Agustus 2026 | 10:39 WIB
MEDAN CORNER

3 Remaja Jadi Dalang Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Medan

19 Agustus 2026 | 10:01 WIB
NEWS

HUT ke-81 RI, Pelindo Regional 1 Belawan Maknai Kemerdekaan melalui Peran Pelabuhan

18 Agustus 2026 | 12:47 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport