Kapolsek Bahorok AKP Pamilu Hutagaol, SH, Kanit Intel Polsek Bahorok Aiptu Budi Suprianto dan anggota Koramil Bahorok pada Sabtu (16/1) mengecek kejadian adanya ternak warga yang diterkam harimau di kebun Rambung Lias Ginting di Ranto Panjang dusun VIII P.Pisang Desa Tb Lawan.
Informasi dihimpun, pada Sabtu(16/1) sekitar pukul 07.00 WIB, Beni (32) warga Dusun VIII P.Pisang Ds Tb Lawan berangkat menuju Ranto Panjang Dsn VIII Pulau Pisang Ds Tb Lawan untuk mengambil deresan getah yang rencananya akan dijual esok hari di pekan getah.
Sesampai di tempat ia menderes di kebun Rambung Lias Ginting, ia melihat seekor lembu jantan warna putih telah tergeletak mati dengan leher bekas terkaman harimau yang diketahuinya sehari-hari diangon Supri. Tak lama Beni berjumpa dengan Boiman yang masih ada ikatan keluarga dengan Supri. Beni menyuruh Boiman ke rumah/gubuk Supri untuk memberitahukan kejadian tersebut.
kemudian Supri ke TKP dan kemudian mencari 2 ekor lagi lembu betina warna coklat yg biasa diangonnya bersama lembu jantan yang ditemukan telah mati. Sekira berjarak 50 Meter dari TKP lembu jantan putih, ditemukan lembu betina warna coklat juga mati diterkam harimau. Paha dan bahagian belakang badan lembu yang ditemukan di sekitat parit ladang yang tergenang air telah dimakan harimau.
Selama ini warga beberapa dusun dari desa di Kecamatan Bahorok memelihara lembu disekitar kebun Rambung dan kebun kelapa sawit yang berbatas langsung dengan hutan TNGL. Dinas Balai Besar TNGL Wil V bukit Lawang, BKSDA, dan Mitra / NGO melakukan pengecekan dan imbau warga sekitar mengamankan lembu peliharaan mereka.


Discussion about this post