Remaja berusia 16 tahun, Bagas Efendi Sijabat hanyut di Sungai Ular, Desa Simpang Tiga Pekan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (16/4) sekitar pukul 09.30 WIB. Hingga sore, Bagas tak kunjung ditemukan.
Satu tim petugas Siaga Rescuer Kantor SAR atau Basarnas Medan berjumlah 8 orang diberangkatkan menuju lokasi kejadian Kondisi Membahayakan Manusia (KMM). Sebelumnya petugas siaga Radio dan Komunikasi Basarnas Medan menerima informasi terkait adanya seorang remaja hanyut terbawa arus Sungai Ular.
Abang korban mengatakan, pagi itu Bagas yang merupakan warga sekitar bersama teman-temannya bermain dan berenang di Sungai Ular, tepatnya di sekitar jembatan rel kereta api.
Tetiba, Bagas hanyut terbawa arus Sungai Ular dan tidak muncul ke permukaan. Teman-temannya segera melapor ke warga dan keluarga. Lalu dilakukan pencarian namun tidak diketemukan hingga akhirnya keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada petugas siaga Basarnas Medan.
Kepala Kantor Basarnas Medan Toto Mulyono SE selaku Search Mission Coordinator (SMC) mengatakan tim melakukan pencarian menggunakan perahu LCR dengan pola pencarian circle. Tim berharap korban yang diduga masih tersangkut di bawah bisa naik ke permukaan akibat ombak buatan yang dilakukan tim menggunakan perahu LCR.
“Semoga korban secepatnya ditemukan,” harapnya.




Discussion about this post