Nasib naas menimpa Doris Wilson Saragih (31) warga Banuh Raya, Nagori Banuh Raya, Kecamatan Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun. Petani ini tewas tersengat arus listrik bertegangan tinggi saat mengambil kelapa, Selasa (24/4) sekira pukul 11.30 WIB.
Lokasi korban tersengat listrik terjadi di perladangan miliknya. Kejadiannya berlangsung cepat, egrek yang digunakan terbuat dari Pipa besi saat memanen kelapa, tanpa sengaja menyentuh kabel listrik sehingga wilso pun terhempas ke tanah.. Suara ledakan kuat pun menggetarkan jantung, sehingga mengundang perhatian Janorman Saragih.
Penasaran akan suara ledakan, Janorman mencari sumbernya. Alangkah terkejutnya, ternyata penyebabnya bersumber dari doris. Ia menemukan korban tergeletak ditanah dalam keadaan gosong dan menggemgam sebuah egrek.
Setelah diamati, ternyata barisan kabel tepatnya di samping pohon kelapa, diduga tersentuh egrek yang digunakan korban. Akibatnya, ia pun tersengat listrik dan mengeluarkan suara ledakan kuat. Setelah melihat korban, sontak janorman berteriak memanggil istrinya.
Beberapa warga pun berusaha menolong korban dan melarikannya ke klinik Anggiri Sibatu batu dengan menggunakan mobil. Karena lukanya cukup parah, pihak Klinik pun tak sanggup memberikan pertolongan.
Oleh pihak klinik, keluarga disarankan agar segera membawa korban ke Rumah Sakit Vita Insani. Mobil ambulance milik PMI Kota Pematangsiantar didatangkan. Belum tiba di rumah sakit, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di tengah jalan sekira pukul 14.00 WIB.
Melalui Kanit Reskrim Polsek Panei Tongah, Ipda M Pakpahan membenarkan kejadian seorang pria tersengat listrik saat mengambil kelapa. Istri korban, Arni Boru Purba sekitar Pukul 20.00 WIB, telah Membuat Surat Pernyataan kepada pihak kepolisian Polsek Panei Tongah untuk tidak dilakukan Autopsi.(Turnip)




Discussion about this post