Merayakan perpisahan antar teman-teman sekolah di kalangan pelajar baik tingkat SD hingga SMA sepertinya memang sudah menjadi budaya.
Hal itu biasa dilakukan di berbagai lokasi wisata sebagai tempat untuk bersenang-senang. Namun, lain pula yang terjadi di Kabupaten Simalungun ini.
Acara perpisahan yang digelar oleh pihak sekolah SMPN 19 Jalan Ayahanda No 73 Medan yang seharusnya dijadikan momen untuk kesenangan malah berakhir duka.
Awalnya, Rabu (9/5) para pelajar dari sekolah tersebut berkunjung ke Pemandian Alam Sejuk (PAS) yang terletak di Nagori Mariah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun.
Namun nahas, pada sekitar pukul 18.00 WIB ketika rombongan tengah menikmati suasana, tiba-tiba salah seorang anak dariuru yang ikut serta dalam rombongan itu, tenggelam di salah satu kolam pemandian.
Menurut keterangan saksi, korban yang diketahui bernama Reza (9), warga jalan Agenda, Kota Medan sempat terlihat berenang bersama teman-temannya di dalam kolam.
Tak lama kemudian, saksi berinisial AR melihat korban telah tenggelam di dasar kolam berkedalaman satu meter.
“Air pemandian kolam jernih kali, sampai dasarnya pun terlihat, makanya korban tenggelam juga terlihat jelas,” tuturnya.
Selanjutnya, puluhan pengunjung yang melihat kejadian itu berusaha menolong korban dan membawanya ke Suskesmas Simpang Bah Jambi.
Sayangnya, sesampainya di sana korban dinyatakan telah meninggal dunia. “Korban sudah tidak bernyawa,” ujar Bidan Lasma Purba kepada wartawan usau memeriksa denyut urat nadi di tangan dan di bagian leher korban.
Jenazah korban selanjutnya dibawa oleh orangtuanya dengan menggunakan mobil Ambulans milik Pemko Pematangsiantar menuju kediamannya untuk disemayamkan. (Turnip)



Discussion about this post