Aksi unjuk rasa Mahasiswa dan pedagang Balimpel di Kota Pematangsiantar dinodai oleh adanya insiden pemukulan terhadap salah satu peserta aksi.
Pemukulan tersebut diduga dilakukan oleh seorang oknum polisi berpakaian preman yang saat itu tengah mengamankan jalannya aksi.
Dalam video berdurasi 30 detik yang kini telah beredar luas di media sosial (medsos), tampak pemukulan terjadi di Jalan Sutomo, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat pada Selasa (8/5) lalu dan menimpa seorang pedagang Balimpel.
Informasi dihimpun, pemukulan itu terjadi setelah para pedagang dan seorang polisi sempat terlibat adu mulut. Bahkan, petugas kepolisian yang diketahui bermarga Sitinjak dan berpangkat Bripda terlihat emosi melihat pedagang dan sempat menendang pedagang yang diketahui bernama Ivan.
Bripda Sitinjak yang menggunakan baju berwana hijau itu, mengejar Ivan dan memukul hingga terjatuh ke badan jalan.
Selanjutnya, Ivan yang sudah diamankan menuju mobil Patroli polisi malah kembali dipukul oleh sejumlah petugas kepolisian dengan pentungan tongkat T.
Mengenai hal itu, Kapolres Pematangsiantar AKBP Doddy Hermawan dalam menyikapi hal ini, Jumat (11/5) mengatakan bahwa pihaknya kini masih memeriksa anggotanya tersebut dan sedang menggali keterangan.
“Tetap akan kita tindak lanjuti dan akan tetap kita proses apa bila melakukan tindakan kesalahan dalam melakukan upaya tugas dan apabila ada tindakan tindakan kesalahan kami minta maaf,” tegas AKBP Dody Hermawan. (Ridho)



Discussion about this post