Maraknya aksi judi togel di sejumlah wilayah hukum Polres Simalungun menuai kritik dari masyarakat.Warga menghimbau agar Kapolres Simalungun lebih serius melakukan penangkapan terhadap bandar judi.
Hal ini di ungkapkan Swandi (35) warga Karang Anom Kecamatan Panei Tongah, Kabupaten Simalungun kepada awak media, Rabu (6/6) sekira pukul 17.00 WIB.
Diketahui awak media dari Swandi bahwa sang bandar togel bernama Gedek (55) yang merupakan warga Paneitongah telah melakoni judi jenis togel sudah lima tahun lamanya dan omset rata rata setiap putaran mencapai Rp 40 juta.
“Omset per putarannya mencapai Rp 40 juta bang. Coba abang hitung berapa penghasilan yang didapatnya dari judi dan mengapa pihak Polsek seolah tutup mata,” ungkapnya.
Menggiurkan, hasil yang didapat sang bandar jika di hitung berdasarkan omset dalam sebulan khusus untuk judi togel yakni Rp 40.000.000 x 20 hari = Rp 800.000.000. Menurut narasumber jika di potong 40 persen, maka keuntungan bersih sang bandar togel mencapai Rp 480.000.000 perbulannya.
“Itu masih hitungan togel ya bang, belum lagi kalau judi malam biasanya disebut KIM, mungkin dua kali lipatlah keuntungannya bang. Soalnya Judi KIM setiap malam pasti buka, Maka kalau di hitung total peghasilan judi, penghasilan keuntungan gedek bisa mencapai satu miliar setiap bulannya,”Bebernya kepada awak media.
Di tempat terpisah, di sejumlah wilayah hukum Polres Simalungun beberapa bandar judi togel yang diketahui awak media bebas beraksi, Seperti di kecamatam Girsang Sipanganbolon ada Gondrong Gultom, Kecamatan Tanah Jawa bermarga Nainggolan, Kecamatan Siantar inisial RZL warga kota siantar, Kecamatan Bandar (Perdagangan) bernama Anto.
Temuan ini terbukti setelah sekian kali kru awak media newscorner.id memberitakan penangkapan puluhan penulis namun sang bandar tak pernah sekalipun tersentuh aparat Kepolisian baik Pihak Polsek setempat ataupun Polres Simalungun.
“Kayaknya harus Ditreskrimun Poldasu yang nangkap para bandar ini, biar kena jong oknum petugas yang berani membekengi bandar judi togel di simalungun. Gak mungkin para bandar ini berani buka judi togel kalau tidak nyetor ke oknum petugas,” ungkap SM (39) seorang ketua kepemudaan.
Sebelumnya ketika awak media mengkonfirmasi terkait aksi judi marak di Kabupaten Simalungun kepada Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Poltak Simbolon di ruangan kerjanya, Senin (4/6) sekira pukul 15.00 WIB, ia mengatakan, jika ada temuan lokasi marak aksi judi, maka ia akan segera melakukan kordinasi dengan anggota untuk melakukan penangkapan. Sayangnya ucapan kasat tersebut belum dibuktikannya.(Turnip)




Discussion about this post