Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda RAGAM POLITIK
Dosen Fisip USU: Publik Meragukan Hasil Survei CEPP Fisip USU

Dosen Fisip USU: Publik Meragukan Hasil Survei CEPP Fisip USU

Editor: NEWSCORNER.ID
17 Juni 2018 | 01:10 WIB
in POLITIK, Suara Rakyat
0
Iklan
17
SHARES
15
VIEWS

Adanya perbedaan hasil survei dari sejumlah lembaga dalam jelang pemungutan suara dalam Pemilihan Gubernur Pilgub Sumatera Utara Sumut 2018 dinilai jangan sampai membingungkan publik. Seharusnya masyarakat dapat memilih dengan rasional dengan mengesampingkan hasil survei yang tidak didasari metodologi yang jelas.

Hal tersebut disampaikan oleh akademisi Fisip Universitas Sumatera Utara (USU) Henri sitorus, Msc PhD. Menurutnya hasil survei yang dipaparkan oleh salah satu lembaga tidak bisa dijadikan acuan apabila hasil tersebut dipaparkan tanpa alasan yang jelas.

“Survei itu harus menjelaskan metodologi dan cara pemilihan sampelnya serta batas errornya. Serta harus benar-benar mencerminkan realita, karena itu seleksi responden harus mewakili populasi,” katanya.

Lebih lanjut, Dosen Sosiologi Fisip USU, dan juga pengajar Pascasarjana Studi Pembangunan dan PSL itu mengatakan bahwa hasil Center for Election and Political Party (CEPP) berbeda dengan Indo Barometer kemungkinan besar. Bisa jadi pengambilan sampelnya berbeda.

“Maka sebaiknya sampel juga dideskripsikan dan tidak bias. Dan waktu melakukan survei harus betul-betul dijelaskan. Kalau tidak dijelaskan, publik meragukan,” ujarnya.

Intinya menurut Henri, survei itu harus independen serta harus dilihat siapa yang membiayai survei. “Jauh dari kepentingan SARA dan masyarakat juga harus menjadi pemilih rasional untuk memajukan Sumut,” katanya.

Sekadar untuk diketahui, Center for Election and Political Party (CEPP) Fisip Universitas Sumatera Utara (USU) melansir hasil surveinya terkait Pilgub Sumut. Pasangan nomor urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas), dinyatakan unggul jauh dari pasangan nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss).

Dikutip dari salah satu media online, peneliti CEPP Fisip USU, Akhyar Anshori pada diskusi yang bertajuk ‘Membaca Peta Pilgubsu 2018’ di Pulau Biru Coffee, Medan mengatakan bahwa jika Pilgub Sumut dilaksanakan akhir Mei hingga awal Juni ini, maka Eramas unggul 53,1 persen, sedangkan Djoss 35,7 persen dan yang belum menentukan pilihan 11,2 persen.

Hasil survei CEPP Fisip USU ini hanya dipublikasikan sehari setelah Indo Barometer menyampaikan hasil surveinya. Berbeda dengan CEPP Fisip USU, dari hasil survei lembaga ini justru pasangan Djoss unggul dengan 37,8 persen, sementara Eramas hanya 36,9 persen.

Keunggulan pasangan Djoss ini dipengaruhi oleh faktor penilaian masyarakat terhadap masing-masing calon yang bertarung. Dalam survei tersebut, elektabilitas Djarot juga unggul atas Edy. Djarot meraih 37,0 persen sedangkan Edy 36,1 persen.

Hal yang sama terjadi pada sosok wakil mereka. Sihar jauh unggul dengan 34,0 persen dibanding Musa Rajekshah yang hanya 28,5 persen.(***)

Discussion about this post

Berita Terbaru

NEWS

HUT ke-81 RI, Pelindo Regional 1 Belawan Maknai Kemerdekaan melalui Peran Pelabuhan

18 Agustus 2026 | 12:47 WIB
NEWS

Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Ringkus Dua Pelaku Begal di KIM V

18 Agustus 2026 | 12:34 WIB
NEWS

Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT

18 Agustus 2026 | 12:26 WIB
Sumut

Polda Sumut Perketat Patroli Malam HUT ke-81 RI, Brimob Sisir Titik Rawan Cegah Geng Motor dan Begal

17 Agustus 2026 | 20:42 WIB
MEDAN CORNER

Kado Beraksara Tiongkok di Hari Kemerdekaan, 622 Pod Getar Digagalkan Polrestabes Medan

17 Agustus 2026 | 13:39 WIB
Siantar

DPD KNPI Pematangsiantar Hadirkan Energi Pemuda di Karnaval Merah Putih, Arif Harahap Tegaskan Semangat Kebangsaan

17 Agustus 2026 | 11:52 WIB
Sumut

1.000 Spanduk Membentang di 7 Daerah, AMPDT Tantang Khas Hotel Parapat Buka-bukaan Soal Pajak, Limbah dan Buruh

17 Agustus 2026 | 10:46 WIB
Sumut

Merah Putih Berkibar di Astaka Pancing, Brimob Sumut Kawal Khidmatnya Upacara HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 | 10:45 WIB
Sumut

HUT ke-81 RI, Brimob Sumut Perkuat Patroli di Medan, Titik Rawan Jadi Sasaran Pengamanan

17 Agustus 2026 | 08:38 WIB
Sumut

Hening Tengah Malam di TMP Bukit Barisan, Brimob Sumut Kawal AKRS HUT ke-81 RI Penuh Khidmat

17 Agustus 2026 | 00:00 WIB
Sumut

Jelang HUT ke-81 RI, Brimob Sumut Perkuat Patroli Malam, Geng Motor hingga Begal Jadi Sasaran

16 Agustus 2026 | 23:47 WIB
Sumut

Brimob Sumut Kobarkan Semangat Kemerdekaan, Lomba Tradisional dan Senam Bersama Meriahkan Mako

16 Agustus 2026 | 11:47 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport