Dua pemuda ini harus menerima pukulan bertubi tubi hingga babak belur setelah dituduh membongkar salah satu kamar asrama sekolah Kesdam RS Tentara yang berada di Jalan Gunung Simanuk-manuk, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Jumat (4/5/2018) pagi.
Keduanya diketahui bernama Bambang Fernando, warga perumahan Tojai Lama, Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari dan Angga Prayuda (19) warga Gang Anggrek, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat.
Bahkan saat petugas Kejahatan dan kekerasan (Jatanras) hendak menjemput keduanya (angga, Bambang, Red) masih saja di pukuli.
Kemudian petugas langsung mengamankan keduanya dari pukulan tersebut dan membawa keduanya ke Polres Siantar.
Selain mengamankan keduanya, petugas juga turut mengamankan potongan kayu broti dan alat bong, serta kotak rokok gudang garam dan kaca nako.
Hanya saja saat ditanyai Angga dan Bambang tidak mengakui kalau mereka berdua melakukan pencurian di salah satu kamar asrama sekolah Kesdam dan malah berdalih mengatakan kalau mereka setelah bermain warnet pada Rabu 3 Mei 2018 langsung ngumpul dirumah temannya untuk menggunakan narkoba jenis sabu.
“Ku sumpahkan bang kalau kami gak ada membongkar kamar asrama sekolah Kesdam, kami di rumah teman ku bang make sabu sabu”, ungkap Angga saat berada di polres siantar.
Selanjutnya sekira tengah malam, tiba-tiba sejumlah oknum tentara datang dan menjemput Bambang dan Angga dari rumah, dan langsung dituduh membongkar kamar asrama sekolah Kesdam, kemudian keduanya dibawa secara paksa ke komplek asrama sekolah Kesdam sembari dipukuli.
Walaupun mereka berdua telah mengakui kalau mereka tidak ada melakukan pembongkaran kamar asrama sekolah Kesdam, Angga dan Bambang masih saja dipukuli hingga babak belur.
“Tadi pun waktu kami di jemput sama polisi kami masih dipukuli dan sumpah bang gak ada kami membongkar kamar asrama sekolah Kesdam”, ucap Bambang.
Terkait hal itu, Kapolres AKBP Doddy Hermawan SIK melalui Kasubag Humas Iptu Resbon Gultom, membenarkan bahwa ada dua orang pemuda yang dituduh mencuri. Mereka berdua sekarang sudah diamankan dan dimintai keterangannya. (Ridho)




Discussion about this post