Proyek Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun Tahun Anggaran 2017, yang dikerjakan belum setahun sudah jebol. Bangunan yang menelan dana sekitar Rp 1,2 miliar.
Pantauan Newscorner.id, Selasa (04/09/2018) pagi, terlihat bangunan berupa tembok bendungan untuk menahan air yang berada di lahan HGU (Hak Guna Usaha) milik PTPN III, Unit Kebun Bangun, Nagori Serapuh, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, itu jebol. Padahal, pengerjaan bangunan tersebut dikerjakan pada akhir 2017 lalu.
Menurut keterangan sejumlah warga, jebolnya bendungan ini dikarenakan curah hujan yang terjadi beberapa waktu lalu, tepatnya sekitar 2 pekan lalu. “2 minggu kemarin hujan deras. Disitu lah bangunan ini jebol. Padahal belum setahun bangunan ini,” ungkap Mesman saat ditemui tak jauh dari lokasi.
Dikatakannya lagi, sebelum bangunan ini ambruk. Sudah beberapa kali bangunan ini tidak berfungsi maksimal karena air mampu menembus bagian bawah bangunan. Menurutnya, hal ini dikarenakan bangunan tidak memiliki pondasi yang sesuai.
“Kemarin sebelum jebol, air tembus melalui bawah bangunan lewati pondasi. Hal ini disebabkan karena pondasinya tidak dalam jadi air bisa tembus dari bawah,” ucap warga Serapuh ini.
Terkait hal ini, Rudi Siregar selaku PPK Proyek milik BPBD Kabupaten Simalungun yang dikonfirmasi melalui selularnya terdengar nada tidak aktif. (Sawal)


Discussion about this post