Komitmen memperkuat kemampuan personel di era teknologi terus dibuktikan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara. Melalui pemanfaatan perangkat modern, personel Seksi Intelijen mengikuti pelatihan pengoperasian kendaraan khusus (ransus) deteksi objek dan identifikasi perangkat tempur wilayah Barat Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan bergengsi ini digelar di Avenzel Meeting Room, Avenzel Hotel and Convention Centre, Cibubur, Kota Bekasi, Senin (6/4/2026), dan menjadi bagian penting dalam transformasi kemampuan teknis personel Brimob.
Pelatihan secara resmi dibuka oleh Kasubbag Pal Bag Log Rorenminops Korbrimob Polri, AKBP Ahmad Faozan, S.H., bersama perwakilan penyedia teknologi, Anjas Hermawan dari PT. Forosta Jaya Makmur. Kegiatan ini melibatkan personel dari berbagai satuan, menandakan sinergi kuat dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tubuh Korps Brimob Polri.
Pada hari pertama, peserta dibekali pemahaman teori mendalam terkait pengoperasian ransus. Materi mencakup pengenalan perangkat, spesifikasi teknis, hingga analisis keunggulan dan keterbatasan alat—sebuah fondasi penting sebelum memasuki tahap praktik.
Suasana pelatihan berlangsung dinamis dan interaktif. Diskusi terbuka serta sesi tanya jawab memberi ruang bagi peserta untuk menggali lebih jauh fungsi teknologi yang akan mereka operasikan di lapangan.
Menariknya, ransus yang diperkenalkan memiliki kemampuan canggih dalam mendeteksi dan mengidentifikasi data kendaraan beserta pemiliknya. Melalui parameter seperti nomor plat, jenis kendaraan, hingga identitas pemilik, alat ini mampu menyajikan informasi secara cepat dan akurat.
Tak hanya itu, dukungan teknologi kamera infra-red memungkinkan pengambilan gambar dan video secara real-time, baik siang maupun malam hari—menjadikannya alat strategis dalam operasi pengamanan modern.
Pelatihan ini menjadi bukti nyata bahwa Brimob terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Penguasaan teknologi mutakhir bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks.
Dengan peningkatan kompetensi ini, diharapkan setiap personel mampu mengoptimalkan penggunaan peralatan secara maksimal, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

