Duka belum hilang, kenangan bersama pujaan hati masih melekat di sanubari. Tepat 25 hari setelah sang suami pergi untuk selamanya, Senin (4/3) sore sekitar pukul 16.00 WIB, Hilda mengunggah foto dan tulisan tentang kegundahan atas kematian suami yang sekaligus ayah dari sepasang buah hatinya.
Berikut Postingan Hilda di laman facebooknya,
“Kepergianmu untuk selamanya, jadi kado ulangtahunku-
Rabu pagi, 13 Februari 2019, saat sarapan kamu blg,
“nanti sekalian ajalah mamih potong kue ulang tahun hari sabtu ya mih” sambil tersenyum.
Setelah bersiap2, seperti biasa kami mengantarkanmu berangkat kerja pagi hari.. Tak lupa kamu mencium si boru dan cornel (panggilan sayangmu pada mereka berdua).. Aku jg menitipkan sim lama ku yg mau kamu urus perpanjangannya…
“da..da.. daddy, hati2 di jalan” kata si boru sambil melambaikan tangannya padamu..
Sekitar jam 10 aku liat hp ada 1 miss call dan 2 pesan wa dr kamu yg blg foto simku tak bisa di print dan harus foto ulang.. tak lama kamu pulang ke rumah dan menyuruhku siap2 utk foto perpanjangan sim.. setelah bersiap2, kitapun pergi menuju sim corner bcs mall pakai motor.. ternyata, komputer mereka lg rusak jadinya kita putuskan mencoba ke mall publik batam center dan tetap memakai motor..
Selama perjalanan aku peluk kamu dan dalam hati berujar uda lama ngga naik motor berdua sejauh ini kayak jaman pacaran dulu.. Jadi ingat, waktu aku pernah tak sengaja menabrakkan motor kesayanganmu saat ku pakai pergi. Aku pikir kamu akan marah, ternyata yg kamu tanyakan,




Discussion about this post