Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berbicara soal distribusi makanan kepada penerima manfaat. Kebersihan perlengkapan, kedisiplinan relawan hingga penerapan standar operasional prosedur (SOP) menjadi perhatian serius Seksi Pengawasan (Siwas) Polres Pematangsiantar.
Untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, Siwas Polres Pematangsiantar melakukan pengawasan dan monitoring tata kelola Program MBG di SPPG 2 Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Pematangsiantar, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Pengawasan dilakukan Kasubsi Opsnal Siwas AIPTU H. Simatupang dengan menyasar langsung aktivitas Tim Ompreng, khususnya proses pencucian dan pengeringan perlengkapan makan yang digunakan dalam pelaksanaan program MBG.
Kasiwas Polres Pematangsiantar IPTU Arwansyah Batubara mengatakan, dalam kegiatan tersebut personel Siwas memberikan arahan kepada para relawan agar proses pencucian ompreng dilakukan secara teliti dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dalam SOP.
“Para relawan diingatkan agar lebih teliti dalam mencuci ompreng sehingga benar-benar bersih dan layak digunakan sesuai standar SOP,” ujar IPTU Arwansyah.
Selain mengecek proses pencucian, Siwas juga melakukan pengecekan terhadap kehadiran relawan serta kelengkapan alat pelindung diri (APD) yang digunakan saat bekerja.
Pengawasan kemudian dilanjutkan dengan memantau langsung aktivitas Tim Ompreng ketika melakukan proses pencucian hingga pengeringan ompreng di streamer.
Dari hasil monitoring, seluruh relawan Tim Ompreng dilaporkan hadir lengkap. Petugas juga kembali menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan memastikan setiap perlengkapan makan memenuhi standar sebelum digunakan kembali.
Langkah tersebut menjadi bagian dari pengawasan Polres Pematangsiantar untuk memastikan pelaksanaan Program MBG tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap SOP.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara langsung, setiap tahapan pengelolaan perlengkapan diharapkan dapat berjalan lebih tertib sehingga kualitas pelayanan Program MBG kepada masyarakat tetap terjaga.

