Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan lintas Siantar- Medan yang melibatkan Bus Paradep yang datang dari arah Medan menuju Pematangsiantar menelan korban jiwa.
Kecelakaan beruntun yang terjadi pada Selasa (24/4/18) sekitar pukul 19.00 WIB malam diketahui banyak penumpang bus paradep yang menjadi korban.
Kejadian tabrakan beruntun terjadi di jalan lintas tebing / medan daerah Tapian Dolok tepat nya sebelum Simpang Dolok Merangir sebelum Jembatan Timbang, Simpang Serbelawan.
Saat ditemui di loket Paradep Taxi, Jalan Sutomo Pematangsiantar, Paradep menyampaikan kejadian bermula di saat mobil dump truck berhenti di depan dalam keadaan berhenti, dari arah yang sama dari arah Medan ke Siantar, Bus Mercy Paradep tidak melihat ada nya rambu di depan hingga Bus Paradep menghantam bagian belakang dump truck yang berhenti.
“Kecelakaan disambut oleh truck colt diesel yang datang dari arah Siantar menuju Medan,” Jelas pengusaha transportasi paradep tersebut.
Tragedi ini membuat sontak orang di seputaran dekat dengan timbangan simpang dolok merangir serbelawan kaget dan ikut membantu evakuasi korban yg berada di dalam Bus Paradep tersebut.
Dari amatan wartwan di TKP terlihat korban bus paradep banyak yang luka luka serta belum diketahui berapa banyak korban yang luka ringan dan berat.
Sebelum nya tabrakan terjadi antara bus mercy paradep menabarak belakang Dump truck dan di hantam dari depan berlawanan arah oleh Colt diesel dan mengakibatkan kernet bus mercy paradep meninggal di tempat, dan belum di ketahui identitasnya.
“Hingga kini data data korban belum bisa di ketahui berhubung cuaca sedang hujan dan masih dalam penyelidikan polisi,”Jelas paradep.
Sementara Data yang dihimpun wartawan Newscorner.id Ada tiga orang penumpang yang luka-luka di Rumah sakit Horas Insani Pematangsiantar.
Ketiganya yakni, Kalista Alyacalsya(15) warga Jalan Siatas Barita, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Alice Yusnita (45) warga Jalan Pane, Pematangsiantar dan Reza Alzhafran Sinaga (12) Warga Jalan Siatas Barita, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur. (Ridho)


Discussion about this post