Mewujudkan pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel tidak hanya membutuhkan pelayanan publik yang baik, tetapi juga pengelolaan arsip yang tertib. Sebab, arsip menjadi bukti autentik penyelenggaraan pemerintahan sekaligus sumber informasi dan dasar dalam pengambilan keputusan.
Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi saat mencanangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar.
Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Jumat (30/10/2026).
Dalam sambutan tertulis yang disampaikan Junaedi, Wesly menegaskan arsip bukan sekadar tumpukan dokumen administratif, melainkan memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Arsip merupakan bukti autentik pelaksanaan tugas pemerintahan, sumber informasi, memori organisasi, serta landasan dalam pengambilan keputusan dan pertanggungjawaban kepada masyarakat.
“Pengelolaan arsip yang baik akan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan transparan,” demikian disampaikan Wesly.
Ia mengingatkan, tertib arsip bukan hanya menjadi tanggung jawab unit kearsipan atau para arsiparis. Seluruh unsur organisasi pemerintahan, mulai dari pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga setiap pegawai yang menciptakan dan menggunakan arsip, harus memiliki kesadaran yang sama.
Menurutnya, GNSTA jangan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus tumbuh menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan di seluruh perangkat daerah.
Komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui pengelolaan arsip yang tertib, penyelamatan dokumen penting, serta pelestarian arsip bernilai sejarah bagi generasi mendatang.
Wesly juga mengajak seluruh pimpinan perangkat daerah dan aparatur sipil negara (ASN) menjadikan tertib arsip sebagai tanggung jawab bersama.
“Akhirnya, dengan memohon rahmat dan penyertaan Tuhan Yang Maha Esa, Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip di Lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar Tahun 2026, dengan ini secara resmi saya canangkan,” ucap Wesly melalui Sekda Junaedi.
Sebelumnya, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pematangsiantar Ir Christina Risfani Sidauruk dalam laporannya menyampaikan, kegiatan GNSTA bertujuan membangun komitmen bersama seluruh pimpinan perangkat daerah untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam pengelolaan arsip.
Ia menegaskan, GNSTA harus diwujudkan sebagai budaya kerja yang konsisten dan berkelanjutan guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan tersebut ditutup dengan pengumuman juara Pengawasan Kearsipan Internal Kualifikasi Terbaik se-Pemko Pematangsiantar serta penandatanganan Pakta Integritas.
Turut hadir perwakilan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia, Syahrir Bima, perwakilan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Utara, Riana Siahaan SSos MAP, para asisten dan staf ahli, pimpinan OPD, camat, Pejabat Pengelola Kearsipan, arsiparis, serta pengelola arsip di masing-masing OPD. (*)


