Guna mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) sebanyak 19 siswa-siswi dari Pondok Pesantren (Ponpes) Attahdzib, Jombang, Provinsi Jawa Timur, pulang kampung ke Kecamatan Monas, Kabupaten Siak, Provinsi Riau karena diliburkan. Setelah tiba di Siak, ke 19 santri tersebut menjalani pemeriksaan kesehatan di
Puskesmas Desa Mandiangin, Kecamatan Minas, Rabu (1/4) sekira pukul 11.00 WIB.
Kapolsek Minas, Kompol Bima Naipospos melalui personil Bhabinkamtibmas, Brigadir Yoga Suparno kepada wartawan menerangkan hal tersebut.
“Rabu tanggal 01 April 2020 sekira pukul 11.00 WIB, telah datang santri dari Pondok Pesantren Attahdzib Jombang Provinsi Jawa Timur di Puskesmas Minas. Para santriwan/santriwati ini diliburkan oleh Pondok pesantren sesuai imbauan pemerintah terkait wabah Covid-19. Santri ini berjumlah 19 orang, yang akan kembali ke kediaman orang tuanya masing-masing di Desa Mandi Angin Kecamatan Minas Kabupaten. Siak,” terangnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas medis di Puskesmas Minas, 19 orang tersebut diinstruksikan menjalani karantina mandiri di rumah toko yang sudah disiapkan di Desa Mandi Angin agar bisa terus dipantau kesehatannya oleh petugas medis dari Puskesmas Minas, Pustu Desa Mandi Angin, serta aparatur Desa Mandi Angin.
Masih kata Yoga, 19 santri tersebut setelah dicek kesehatannya, dinyatakan negatif Covid-29.
“Setelah kita cek, 19 santri dalam keadaan sehat dan tidak ditemukan yang demam tinggi atau flu dan batuk,” pungkas Yoga.
Turut hadir dalam pemeriksaan kesehatan tersebut, Kapolsek Minas Kompol Birma Naipospos, Panit 1 IK Polsek Minas Ipda Budiman S Dalimunthe SH, Panit 1 Sabhara Polsek Minas Ipda Hendra Budiman, Panit 1 Lantas Minas Ipda Syafrul, Kasi Trantib Kecamatan Minas Wahid, pihak medis Puskesmas Minas, Satpol PP Kecamatan Minas, dan Kepala Desa Mandi Angin Martinus. (*)




Discussion about this post