Dalam rangka pencegahan penyebaran Virus Disease Corona (Covid-19) di Kabupaten Simalungun, Rabu (6/5) siang sekitar pukul 13.00 WIB Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun yang dipantau langsung oleh Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu melaksanakan rapid test Hall (Gedung Olah Raga) PT. Bridgestone Huta Emplasmem Nagori Dolok Merangir I, Kabupaten Simalungun.
Pemeriksaan kali ini dilakukan setelah diperoleh informasi dari masyarakat bahwa PT.Brigestone masih menerima supir dan kernet truck yang mengantar getah karetke Pabrik PT. Bridgestone yang berasal dari luar daerah Provinsi Sumatera Utara.
Ada sebanyak 111 orang yang menjalani raid test. Hasilnya diketahui ada seorang supir ,Winarto (49) asal Desa Bintang Mulia Kecamatan Lambu Kubang Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung yang reaktif. Hal tersebut berdasarkan keterangan Kepala Puskesmas Serbalawan dr. Sri Mardiani .
Terhadap supir yang hasil rapid testnya reaktif itu sudah dilakukan langkah awal, karantina.
Kapolres Simalungun menyampaikan kepada pihak perusahaan, dalam membeli getah dari luar daerah agar diperhitungkan kembali mengingat saat ini sedang mewabahnya Virus Covid 19 / Corona. Di mana getah-getah tersebut berasal dari luar daerah Sumatera Utara.
Terhadap supir yang hasil rapid testnya reaktif itu, Kapolres meminta agar segera menjalani isolasi selama 14 hari di Rumah Sakit Umum Perdagangan, selanjutnya teman atau kernet dari supir tersebut juga harus lebih detail untuk dilakukan pemeriksaan.
Kapolres pun mempertegas kepada Manager dan Staff Perusahaan PT. Bridgestone BSRE agar mengikuti instruksi kesehatan dalam rangka pencegahan peneyebaran Covid-19 ini dengan menyiapakan seluruh fasilitas yang dianjurkan, seperti ruang penyemprotan disinfectan bukan hanya untuk manusia nya saja namun kendraan yang datang juga harus diberi penyemprotan, tempat pencuci tangan, masker serta pengawasan kepada para supir yang ada.
“Pihak perusahaan harus bertanggung jawab untuk kebersihan, di mana para supir ini ditampung, jangan nanti menjadi sumber penyakit dari sini,” tegas Kapolres.




Discussion about this post