Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat masyarakat. Salah satunya melalui pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Simarito, AIPDA Saut Siholoho, yang turut hadir dan memanen jagung bersama petani binaannya di Jalan Tambun Nabolon, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Kamis (28/5/2026) sore.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polsek Siantar Barat Polres Pematangsiantar terhadap Program Ketahanan Pangan (Ketapang) yang terus digalakkan pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan di tengah berbagai tantangan sektor pertanian.
Kapolsek Siantar Barat IPTU Raja Kaya Haloho SH MH menjelaskan, panen dilakukan oleh petani binaan bernama Eliana Ambarita di lahan seluas 10 rante. Meski hasil panen kali ini belum maksimal karena ukuran jagung yang relatif kecil, petani tetap bersyukur dapat memanen hasil usaha mereka.
Menurut Kapolsek, kondisi tersebut dipengaruhi oleh musim kemarau yang melanda pada Februari hingga Maret 2026, sehingga berdampak pada pertumbuhan tanaman jagung selama masa produksi.
Dalam kesempatan itu, AIPDA Saut Siholoho juga menyampaikan bahwa hasil panen nantinya akan dipasarkan melalui Bulog Kota Pematangsiantar. Hal tersebut sejalan dengan program pemerintah mengingat benih dan pupuk yang digunakan petani berasal dari bantuan Pemerintah Kota Pematangsiantar.
Selain melakukan monitoring panen, Bhabinkamtibmas turut memberikan motivasi kepada petani agar tetap semangat mengelola lahan pertanian meskipun menghadapi berbagai tantangan, termasuk faktor cuaca yang tidak menentu.
Polri, khususnya Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Barat, juga terus membuka ruang komunikasi bagi para petani untuk menyampaikan berbagai kendala maupun keluhan yang dihadapi dalam menjalankan usaha pertanian.
Kapolsek menegaskan, kegiatan pendampingan tersebut tidak hanya bertujuan mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, mencegah potensi gangguan kamtibmas, serta memperkuat kehadiran polisi di tengah aktivitas warga.
Melalui sinergi antara petani, pemerintah, dan kepolisian, diharapkan sektor pertanian di Kota Pematangsiantar terus berkembang dan mampu menjadi salah satu penopang ketahanan pangan daerah maupun nasional.

