Demo penolakan UU Ombinbus Law di Depan Kantor DPRD Labuhanbatu, Kamis (08/10) berahir ricuh. Sedikit nya sembilan mahasiswa diamakan petugas saat ratusan pendemo memaksa masuk ke gedung DPRD Labuhannatu Adapun kesembilan mahasiswa yang diamankan antara lain, Indra Gunawan, Reza Kurniawan, Olia Fahmi, Kendi, Al fauzan, Robi Romansa, Edi Suprayogi, Joko Prianto dan Alvin.
Bentrokan itu terjadi sesaat Para pendemo dari Ratusan Mahasiswa dari berbagai universitas di labuhanbatu dan para pekerja buruh itu tidak puas dengan penjelasan Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Abdul Karim. Lantaran, semua pimpinanan DPRD labuhanbatu tidak menemui massa.
“kami setuju menandatangani tuntutan masa, ada 4 pimpinan di kantor ini, hanya satu yg tidak hadir. Dan karena 3 setuju, maka kami siap menandatangani tuntutan adik adik mahasiswa,” ucap Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Fraksi Partai Gerindra Abdul Karim.
Massa yang tidak terima memaksa masuk kegedung dan bentrokan tidak dapat dihindari. Kemudian 1 unit mobil water canon diturunkan dan langsung batu dan air mineral terbang kearah polisi yang berjaga.
Sedangkan Kasat Intel Polres Labuhanbatu AKP Edi Hutahuruk terluka dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
Selanjutnya, Polisi membubarkan massa dan menghententikan aksi unjuk rasa.
Hingga saat ini, polisi masih terlihat berjaga. Sedangkan massa masih berkumpul di Masjid Agung Rantauprapat.(dn)


Discussion about this post