Pematangsiantar-Adanya kekerasan fisik yang menimpa seorang Satpam Rumah Sakit Umum Swasta Vita Insani Kota Pematangsiantar yang dilakukan oleh seorang Pembesuk Pasien, membuat Satpam dimaksud melaporkannya pada pihak Kepolisian.
“Satpam kita mengalami kekerasan fisik yang dilakukan oleh seorang Pembesuk Pasien, pasa Senin kemaren, di pos Pengamanan Gedung Baru, yang menyebabkan Satpam mengalami penurunan stamina hingga sempat dipasang oksigen untuk membantu pernapasan karena sesak,” Kata Sutrisno Dalimunthe, Humas Vita Insani, Selasa (22/09/20), di RS Vita Insani No.329, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar.
Menurut Humas Vita Insani, atas kejadian tersebut, Satpam dan Keluarganya memutuskan untuk membuat Laporan Polisi, yang sudah lebih dulu mendapat penguatan akomodir kejadian tersebut, oleh Humas dan Legal (Pengacara) Manajemen.
“Satpam tersebut bernama Ruben Purba (50), kejadian Senin (21/09), sekira pukul 10.00 WIB, dan pelaku kekerasan, diinformasikan pemilik nama Surya Bhakti, pegawai di Pemko Pematangsiantar,” Kata Sutrisno menerangkan.
Namun lanjut Trisno, bahwa kejadian tersebut, secara kronologis kejadian akan menjadi penjelasan dan keterangan oleh Ruben kepada Pihak Kepolisian, dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum, dengan tujuan agar memberi efek jera bagi siapa saja yang melakukan kekerasan fisik di Wilayah Kerja Rumah Sakit Vita Insani.
“Ruben sampai saat ini masih menjalani perawatan medis, namun keluarga dan pihak manajemen tetap membanguj komunikasi terkait kejadian dan tindan lanjut yang akan ditempuh,”tutup Humas Vita Insani mengakhiri.(Dho)


Discussion about this post