Tetapi karena malam semakin laru, dan penerangan sangat minim, proses pencarian dihentikan. Pencarian dilanjutkan kembali keesokan harinya.
Pencarian kemudian dilanjutkan pada Jumat (7/12). Dan pencarian Jumat pagi sekira pukul 07.00 WIB, tubuh Marko ditemukan di Sungai Areal Aek Marung perbatasan Nagori Dipar Hataran dan Jorlang Hataran, dalam kondisi meninggal.
Setelah ditemukan, tubuh putra dari pasangan suami istri Selamat Sianipar dan Boru Sinaga langsung ditandu masyarakat ke perkampungan untuk disemayamkan di rumah duka. Sementara, korban luka-luka diketahui bernama Anton Napitu (38) dan Kael Napitu (13).
Kapolsek Tiga Balata,AKP Irsol, membenarkan peristiwa itu daan pihaknya juga masih membantu pembersihan material longsor menggunakan alat berat yang diturunkan pihak PTPN IV Unit Kebun Bah Birung Ulu. (red)
sumber: simadanews.com




Discussion about this post