Satu unit alat berat (excavator) beserta operatornya, Akuan Ritonga (40) masuk ke jurang di Desa Luat Lombang Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Jumat (4/12/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.
Setelah masuk ke jurang, alat berat tersebut terjun ke Sungai Batang Toru. Untuk mengevakuasi alat berat tersebut, Basarnas menurunkan tim dari Medan dan Pos SAR Danau Toba.

Informasi dihimpun, sore itu excavator dengan operator Akuan Ritonga, warga Sipirok, sedang mengerjakan parit dan membuka jalan di lokasi proyek PLTA NSHE.
Naas, ketika alat berat berjalan mundur, malah terjatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 200 meter dengan kemiringan 145 dejarat, dan selanjutnya jatuh ke Sungai Batang Toru. Sungai tersebut selebar 10 meter dan arus sangat deras.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menerima informasi adanya Kondisi Membahayakan Manusia (KMM), Sabtu (5/12/2020) pagi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapsel. Setelah menerima informasi, Basarnas menurunkan personel ke lokasi kejadian.


Discussion about this post