Kasus pembunuhan terhadap Henri alias Go Ahen ( 28) warga Jalan Pancasila, Gang Datuk Al Rasyid, Desa Batang Kuis, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang diungkap Satreskrim Polrestabes Medan.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Rony Nicolas Sidabutar, S.I.K.,M.H kepada Newscorner.id menyampaikan, pihaknya telah menangkap seorang pelaku dan tengah memburu seorang pelaku lainnya.
Lebih lanjut dipaparkannya, pelaku berinisial AH (20) warga Jalan PWI, Kecamatan Percut Sei Tuan ditangkap, sedangkan rekannya AP (33) yang juga warga Jalan PWI/Kemenangan masih dikejar.

“Berawal dari mobil korban BK 1446 JI, merk Dahaihatsu Xenia yang ditemukan di Jalan Bilal, ternyata telah jijual pelaku ke showroom mobil di Bilal itu. Kemudian kita lakukan penangkapan terhadap seorang pelaku AH, sementara AP masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),”jelas Kasat Reskrim.
Henri dibunuh pada pada hari Jum’at tanggal 15 Mei 2020 di bengkel cat mobil, di kawasan Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan. Mayatnya pertama sekali sekitar pukul 04.30 WIB.
Setelah mendapat informasi penemuan mayat, tim inafis turun ke lokasi dan melakukan identifikasi.
Sebelumnya istri korban, Lim How Hua alias Lenna (30) Kamis (14/5) istri korban membuat laporan ke Polrsetabes Medan tentang orang meninggalkan rumah.
Dalam laporannya, Lenna menyampaikan bahwa pada Rabu 13 Mei 2020 sekitar pukul 07.00 WIB suaminya mengantarkannya ke tempat kerja di Jalan Cokroaminoto, Medan.

Dari sana kemudian suaminya pulang dengan mengendarai mobil Daihatsu Xenia BK 1446 JI warna biru langit, tujuannya ke bengkel.
Kemudian sesuai dengan janji mereka harusnya sekitar pukul 17 .00 WIB suaminya datang m,enjemput Lenna.
Namun ditunggu-tunggu, sang suami tak kunjung datang. Lenna pun menghubungi telepon selular suaminya namun tak aktif. Lenn juga telah menghubungi teman-teman suaminya, namun tak ada yang mengetahui keberadaan Henri.
Dari salah seorang teman suaminya, Lenna mendapat informasi bahwa mobil suaminya terparkir di salah satu showroom mobil di jalan Bilal, Medan. Suami tak kunjung pulang, Lenna pun melapor ke Polrestabes Medan.


Discussion about this post