Warga dan pengendara yang melintas di Jalan Merdeka, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar mendadak heboh, seorang pemasang reklame atau baliho tersengat arus listrik tegangan tinggi saat sedang melakukan pemasangan baliho di toko Vista ponsel.
Kasubbag Humas Polres kota Pematangsiantar AKP Rusdi menyebutkan, peristiwa ini bermula saat korban bersama dengan rekannya , Minggu 3 Oktober 2021 sekitar pukul 18.00 Wib sedang melakukan pemasangan pergantian baliho reklame ponsel.
Namun saat sedang bekerja, korban diduga tersengat aliran listrik tegangan tinggi yang jaraknya hanya beberapa meter di atas lokasi korban dan dua rekannya bekerja.
Seketika, korban kemudian tersengat aliran arus Listrik hingga mengakibatkan korban pingsan dan sempat tersangkut di rangka besi baliho papan reklame hingga beberapa saat kemudian, peristiwa ini pun menjadi tontonan sejumlah warga dan pengguna jalan.
Sementara itu salah seorang pekerja ponsel mengatakan, pemasang Baliho yang tersengat listrik tersebut bernama Wira Hamdani Lubis (35). Hamdani tersengat listrik kata Irma setelah memasang baliho baru milik Ponsel Vista Cell di Jalan Merdeka.
“Mungkin tersenggol dia kabel listrik yang di atas itu bang. Tiba-tiba dia jatuh, terus nyangkut lah, makannya langsung ditolong tadi sama petugas dari Damkar dan PLN”, ungkapnya.
Tommi Martin Saragih Manager PLN Siantar Kota yang terjun langsung melakukan proses evakuasi korban mengatakan, sesaat setelah mendapatkan laporan adanya salah seotang pekerja tersengat listrik pihaknya langsung terjun ke lokasi kejadian.
Selanjutnya pihaknya dibantu dari petugas Damkar kemudian melakukan proses evakuasi dengan sangat hati hati mengingat kondisi tubuh korban sesaat setelah tersengat listrik sangat lemah karena mengalami luka bakar.
“ Untuk memperlancar proses evakuasi dan menjaga hal hal yang tidak di inginkan terjadi, kami memadamkan listrik untuk beberapa saat di sekitar lokasi. Beruntung kondisi korban selamat dan saat ini sudah di bawa ke RS guna mendapatkan pertolongan medis” ungkap Tommi. ,
Pantauan di lokasi proses penyelamatan korban pun berjalan cukup dramatis,dua unit mobil Damkar milik Pemko Pematangsiantar di bantu satu unit mobil perbaikan lampu jalan milik dinas Tarukim kota Pematangsiantar pun kemudian diterjunkan guna mengevakuasi korban yang kritis.
Setelah berjibaku selama satu jam lebih, petugas damkar, dibantu petugas dari PLN dan rekan korban akhirnya berhasil mengevakuasi korban dari lokasi pemasangan baliho di ketinggian 6 meter, dan langsung di bawa masuk kedalam toko ponsel.
Selanjutnya beberapa saat kemudian, korban yang mengalami luka bakar di sebalah kanan dada nya, kemudian dibawa petugas menuju RS Tentara Kota Pematangsiantar guna menjalani perawatan medis.(ds)




Discussion about this post