Hari ketiga setelah hilangnya Tony yang hanyut terbawa arus Sungai Ular, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer kantor SAR Medan, TNI Polri dan Potensi SAR lainnya kembali, Sabtu (31/10) melanjutkan Operasi SAR pencarian korban, dengan menggunakan perahu LCR dan Perahu Rafting tim memulai menyisir sepanjang aliran sungai Ular mulai dari lokasi awal korban hanyut menuju hilir sungai.
Akhirnya tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 14.05 WIB, sejauh sekitar 6 KM dan sudah mendekati muara laut. Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono,S.E melalui Humas Sariman S. Sitorus menyampaikan kepada Newscorner.id, dengan ditermukannya korban maka operasi pencarian dinyatakan ditutup.
Lihat postingan ini di Instagram
Keluarga korban yang juga turut melakukan pencarian dengan menumpangi perahu LCR Basarnas langsung meminta korban agar dibawa ke rumah duka. Kemudian korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga dgn ucapan turut berdukacita mewakili keluarga besar kantor SAR Medan.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada Kamis, 29 Oktober 2020 sekitar pukul 14.00 WIB seorang pemuda hanyut terbawa arus Sungai Ular saat akan menyeberangi sungai. Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup dgn ucapan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat.


Discussion about this post